LEMARSI AGRO EDU WISATA, Wisatawan Bisa Panen Bersama Petani

Bagi penikmat wisata alam, ada satu rekomendasi objek wisata yang dapat membuat pengunjungnya aman dan nyaman serta dapat langsung berintegrasi dengan masyarakat petani. Objek wisata itu berada di Lembah Marapi Singgalang (Lemarsi) yang berada di Sawah Tangah, Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanahdatar yang diberi nama ”Lemarsi Agro Edu Wisata Pandai Sikek”.

Lemarsi Edu Wisata hadir untuk memanjakan penikmat wisata yang datang ke Sumatra Barat, terutama wisatawan yang suka alam terbuka dengan beraneka varian tanaman serta dapat langsung berintegrasi dengan masyarakat atau petani yang beraktivitas di areal Lembah Marapi Singgalang. Seperti bercocok tanam, memanen ataupun kegiatan petani lainnya.

Lemarsi Agro Edu Wisata Pandai Sikek memiliki lahan cukup luas. Saat ini ada 19 varian tanaman di areal Lemarsi Agro Edu Wisata. Seperti Padi, Jagung, Cabai, Kol atau Lobak, Daun Bawang, Bawang Merah, Selada, Seledri, Tomat dan lain sebagainya. Para pengunjung juga dapat melakukan panen bersama petani setempat, bercocok tanam atau kegiatan pertanian lainnya. Dan bahkan pengunjung juga dapat membeli hasil pertanian setempat.

Kegiatan itu jelas sangat mengasyikkan dan menyenangkan. Bahkan pengunjung juga dapat mempelajari cara bercocok tanam dan cara memanen. Hal itu bagian dari edukasi yang akan diberi para petani di areal Lemarsi Edu Wisata, terutama bagi generasi muda yang tengah menimba ilmu pendidikan di bidang pertanian.

Kemudian dalam areal Lemarsi Agro Edu wisata, selain adanya jalur pematang sawah (jalan setapak), juga ada jalan beton. Lemarsi Agro Edu Wisata juga dilengkapi pondok ataupun saung tempat beristirahat. Saung pengemasan produk pertanian, Pondok Bibit, Coffe Shop (Kadai Lemarsi), Menara utama, spot-spot untuk selfi yang menarik dan juga dilengkapi solar panel untuk penerangan. Pengunjung akan betul-betul puas dan terpesona dengan keelokan alam Lemarsi Agro Edu Wisata yang diapit tiga gunung, yakni Marapi, Singgalang dan Tandikek.

Ketua Kelompok Tani Batu Badaguah, Syahdiar didampingi Oktaf Yendra kepada KORAN PADANG yang datang bersama anggota Komisi II DPRD Kota Bukittinggi Erdison Nimli menjelaskan, objek wisata Lemarsi Agro Edu Wisata Pandai Sikek berawal dari kunjungan Pejabat Kementerian Pertanian RI ke Sawah Tangah, Pandai Sikek pada tahun 2020 lalu.

Dari kunjungan itu, pejabat Kementerian Pertanian RI sangat mendukung Sawah Tangah, Pandai Sikek dijadikan Agro Edu Wisata. Dukungan itu dibuktikan dengan diberinya bantuan untuk pengembangan Sawah Tangah, Pandai Sikek. Bantuan tersebut diberikan kepada Kelompok Tani, kemudian Kelompok Tani membentuk Tim Pengelola yang bertanggungjawab kepada Kelompok Tani.

“Adapun konsep yang akan dikembangkan, di mana pengunjung teredukasi dan dapat menambah wawasan tentang Pertanian. Artinya, pengunjung yang datang dapat berintegrasi langsung dengan petani, seperti ikut kegiatan tani, baik itu bercocok tanam, panen dan pengunjung juga dapat membeli langsung hasil pertanian yang dipanen,” kata Oktaf Yendra.

Dalam perjalanan pengembangan Kawasan Lemarsi Agro Edu Wisata itu, ojek wisata tersebut sudah ramai dikunjungi. Untuk Bulan Desember 2020 lalu, tercatat sudah 2000 orang datang berkunjung, baik dari berbagai daerah di Sumatra Barat maupun Riau, Jambi dan Provinsi lainnya.

Ke depannya, pengelolaan Lemarsi Agro Edu Wisata akan ditingkat lagi dengan jalan menjual paket-paket edukasi. “Pengunjung datang dapat membeli paket edukasi yang diinginkan, sehingga kita dapat menyiapkan kebutuhan nya, termasuk para petaninya, ungkap Oktaf Yendra dan Syahdiar. (edison Sikumbang)

Next Post

Baznas Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Lambung Bukit

Jum Jan 29 , 2021
PADANG, KP – Musibah kebakaran yang menimpa rumah warga di […]