7 Maret 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Bocah 10 Tahun Tewas Terseret Ombak di Pantai Ampalu

PARIAMAN, KP – Seorang bocah berusia 10 tahun, Rian tewas terseret ombak di Pantai Ampalu saat mandi-mandi bersama keluarganya, Minggu sore (21/2) sekitar pukul 17.00 WIB. Jasad korban ditemukan pada Senin pagi (22/2).

Rian yang merupakan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ampalu, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman,awalnya terseret ombak bersama dua orang kerabatnya. Melihat hal itu, anggota keluarga yang berada di pinggir pantai berteriak minta tolong. Sejumlah pemuda di sekitar lokasi yang sedang bermain bola langsung berhamburan ke laut untuk menyelamatkan ketiga korban. Dua orang berhasil dievakuasi, namun sayang, Rian dalam hitungan detik terseret ke tengah laut dan tidak bisa terselamatkan.

Kalaksa BPBD Pariaman, Azman menuturkan pencarian korban dilakukan tim TRC BPBD Kota Pariaman bersama gabungan TNI, Polri, Dishub dan Satpol PP, serta nelayan dan masyarakat setempat dipantau langsung Walikota Pariaman Genius Umar didampingi istri hingga Minggu malam.

“Namun karena terkendala cuaca, pencarian sempat dihentikan dan dilanjutkan pada Senin pagi,” ujar Azman.

Sekitar pukul 07.15 WIB, jasad Rian ditemukan oleh salah seorang nelayan di perairan Desa Balai Naras 1 yang jaraknya lebih kurang 400 meter dari lokasi awal korban terseret ombak. Korban dievakuasi oleh Tim TRC BPBD Kota Pariaman untuk dibawa kerumah duka di Desa Ampalu, Kecamatan Pariaman Utara.

Walikota Pariaman Genius Umar yang mengetahui jasad korban sudah ditemukan turut menyampaikan duka mendalam atas kejadian itu. (war)