19 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Harimau Dahan Mengamuk, Lima Kambing Dimangsa

LIMAPULIH KOTA, KP- Harimau dahan memangsa lima ekor ternak kambing milik masyarakat di perkampungan Ateh Padang, Jorong Sikabukabu, Nagari Tanjung Haro Sikabu-kabu Padangpanjang, Kecamatan Luhak, Kabupaten Limapuluh Kota, sepanjang Rabu-Kamis (3-4/3).

Awalnya, tiga kambing ditemukan mati dengan leher rebek pada Rabu (3/3) dan pemilik menduga kambing itu diserang anjing. Pada Kamis (4/3), dua ekor kambing kembali ditemukan mati dengan kondisi yang sama. Pihak nagari langsung menyampaikan kejadian itu ke Resor BKSDA Kabupaten Limapuluh Kota usai menerima laporan dari warganya.

Petugas BKSDA langsung bergerak ke lokasi. Setelah melihat jejak hewan itu, pada Kamis (4/3) sekitar pukul 16.00 WIB dipasang perangkap dengan memakai umpan kambing yang sudah dimakan sebelumnya. Hanya berselang 1,5 jam, tepatnya pukul 18.28 WIB harimau dahan itu masuk perangkap yang dipasang dekat rumpun bambu tidak jauh dari kandang kambing milik warga. Binatang yang termasuk langka ini memiliki tinggi sekitar 60-70 cm dengan usia kategori dewasa perkiraan tiga tahun.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah 1 BKSDA Sumbar, Khairi Ramadhandidampingi Kepala BKSDA Resor Limapuluh Kota, Martias dan Pengendali Ekosistim Hutan BKSD Sumbar, Edi Susilo usai mengevakuasi harimau dahan menyebut bahwa kondisi hewan liar itu tidak stres sehingga tidak perlu dilakukan observasi.

“Harimau dahan ini terancam punah keberadaanya di alam meski sebarannya hampirmerata di Sumbar,” sebutnya.

Usai Salat Jumat (5/3), BKSDA melepasliarkan harimau dahan dengan belang cantik itu kehutan konservasi mengingat kondisi kesehatannya baik, tidak stres, dan tampak sehat. Bahkan usai memangsa lima kambing dengan merobek bagian leher, harimau dahan itu terlihat kekenyangan.

Diperkirakan, harimau dahan yang memangsa hewan ternak itu hanya satu ekor. BKSDA sudah memasang kamera dilokasidan tidak terlihat ada kawanan lainnya.

‚ÄúDari kebiasaanya,harimau dahan termasuk jenis hewan yang hidup sendiri, tidak berkelompok. Dia memangsa ternak masyarakat karena memang kandang ternak itu jauh dari pemukiman warga,” sebut Khairi Ramadhan. (dho)