Kartu Pahlawan Wisata Kota Bukittinggi Diresmikan

BUKITTINGGI, KP – Walikota Bukittinggi H. Erman Safar didampingi Wakil Walikota H. Marfendi resmikan program pemakaian Kartu Pahlawan Wisata di arena car free day Jalan Sudirman Bukittinggi, Minggu (11/4) pagi. Launching kartu pahlawan wisata tersebut dihadiri Sekda H. Yuen Karnova bersama Kepala SKPD, Dandim 0304/Agam, Kapolres, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sumbar, Direksi Bank Nagari Sumbar, Ka. Bank Nagari Cabang Bukittinggi dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya Wako Erman Safar mengatakan, setiap profesi di Bukittinggi akan dinaikkan levelnya menjadi Pahlawan Wisata yang bertujuan agar mereka bertanggungjawab menjaga kualitas wisata Bukittinggi dan juga bertanggnugjawab menjaga kenyamanan para pengunjung.

“Dinamakan pahlawan wisata, dalam rangka pelayanan dan kenyamanan pengunjung dan kalau ada kegiatan- kegiatan profesi ini yang mengganggu pertumbuhan wisata Bukittinggi maka kartunya akan dicabut. Untuk transaksi kita kerjasama dengan Quick Response Code Indonesian Standard atau lebih dikenal QRIS. Yakni standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code yang dilakukan lebih mudah, cepat dan terjaga keamanannya,” ujarnya.

Dikatakannya, Kartu Pahlawan Wisata diberikan kepada kelompok-kelompok profesi sebagai kartu identitas dalam rangka penertiban dan memudahkan dalam penertiban pedagang sebelumnya yang tidak teridentifikasi. “Jadi semua yang menerima layanan pembayaran akan diberikan kartu dan ini juga akan menjadi alat monitoring kalau ada pelanggaran-pelanggaran oleh pedagang kaki lima. Apabila ada mereka yang tidak tertib, dengan kartu ini memudahkan bagi petugas Satpol PP menertibkan mereka yang cukup dengan aplikasi sudah kita sinkronkan,” paparnya.

Sedangkan Direksi Bank Nagari diwakili Divisi Pemasaran, Hardi mengatakan, sangat mensupport kegiatan yang dilakukan Pemko Bukittinggi. Di mana dengan dilaunchingnya Kartu Pahlawan Wisata oleh Pemko Bukittinggi akan mempermulus transaksi digital di Kota Bukittinggi.

“Kami dari Bank Nagari sangat mensupport, mudah-mudahan dengan adanya channel seperti ini akan mendongkrak penggunaan transaski secara digital di Kota Bukittinggi. Hal ini akan membantu Bank Indonesia karena penggunaan dana tunai juga berkurang. Selamat kepada Bukittinggi, mudah-mudahan apa yang diinginkan Bukittinggi menjadi salah satu kota wisata digital akan terlaksana dengan segera,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sumbar, Wahyu Purnama turut mengapresiasi Pemko Bukittinggi dalam rangka pengurangan penggunaan uang tunai dalam bertransaksi. Serta mengapresiasi Bank Nagari sebagai bank pemerintah daerah kedua setelah Bank DKI yang memiliki izin QRIS dan berharap Bukittinggi akan menjadi percontohan bagi Kabupaten dan Kota lainnya.

“Ke depan kita akan mengurangi penggunaan uang tunai, launching gerakan penggunaan uang non tunai ini sudah dilakukan sejak tahun 2014 oleh Presiden Jokowi. Dan tahun 2021 ini presiden juga mengatakan pemulihan ekonomi Indonesia juga memerlukan transformasi digital. Tahun 2021 ini juga presiden telah mengeluarkan Keppres Nomor 23 tahun 2021 tentang Pembentukan Satgas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah. Kami mengucapakan Selamat kepada Bukittinggi yang telah maju selangkah dan juga terima kasih kepada Bank Nagari atas kreativitas luar biasa dan sudah menjadi mitra Bank Indonesia untuk memperluas penggunaan transaksi non tunai khususnya QRIS,” ungkapnya.

Terakhir Wahyu juga mengatakan, dengan transaski non tunai yang mengarah kepada transaski digitalisasi juga membantu pemerintah meningkatkan transparansi, akuntabilitas dan pendapatan daerah. (eds)

Next Post

HASIL SIDANG ISBAT, Hari ini Puasa Ramadan Dimulai

Sen Apr 12 , 2021
JAKARTA, KP – Pemerintah resmi menetapkan 1 Ramadhan 1442 Hijriah […]