Kedapatan Bawa Senpi, Seorang Pemuda Diamankan Polisi

LIMAPULUH KOTA, KP- Seorang pemuda berinisial VM (21 tahun) terpaksa dijebloskan ke balik jeruji besi tahanan Mapolres Limapuluh Kota. Pasalnya, pria yang beralamat di Jorong Koto Alam, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam itu kedapatan menenteng sepucuk senjata api (senpi) rakitan jenis revolver.

Tidak diketahui dengan jelas, untuk apa pria tersebut membawa senpi rakitan yang berisidua butir amunisi di dalam silindernya itu. Saat ditangkap, pria tersebut sempat melawan petugas dengan cara meronta-ronta. Namun anggota Polres Limapuluh Kota berhasil menggiring pria tersebut ke dalam mapolres untuk menjalani pemeriksaan.

Kapolres Limapuluh Kota, AKBPTrisno Eko Santoso melalui Kasatresrim, AKP Nofrizal Can, Sabtu (17/4) menerangkan pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu unit sepeda motor merk Satria FU tanpa pelat nomordan satu unit handphone merk Oppo.

Menurutnya, VM ditangkap pada Rabu silam (7/4) sekira pukul 09.30 WIB. Saat ia sedang berlangsung upacara sertijab Wakapolres Limapuluh Kota Kompol Russirwan. Dengan adanya kegiatan tersebut, dilakukan pengaturan lalulintas di depan mapolres yang berada di jalan raya Sumbar-Riau, tepatnya di Ketinggian Sarilamak, Kecamatan Harau.

Saat itu melintas VM menggendarai sepeda motor dari arah Pekanbaru menuju Payakumbuhtanpa menggunakan helm dan pelat nomor kendaraan. Melihat itu, Brigadir Diko Haris Sandi menghentikan kendaraan pelaku sambil menanyakan kelengkapan surat-surat kendaraannya. Menampakkan gelagar mencurigakan, Brigadir Diko Haris Sandi didampingi Aiptu Gokma dan Brigadir Yulis Defira melakukan penggeledahan dan ditemukansepucuk senjata api rakitan jenis revolper yang diselipkan dibagian perutnya dan diikat dengan kain warna hijau.

Kepada penyidik, VM mengakui senjata api rakitan tersebut titipan temannya di Pekanbaru, Riau. Apapun dalih dan alasannya, perbuatan pemuda itu jelas melanggar hukum. Ia terancam dijerat UU Darurat RI Nomor 12 tahun 1951 dengan hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya 20 tahun. (dst)

Next Post

Pura-pura Salat, Seorang Wanita Curi Uang Jemaah Masjid

Ming Apr 18 , 2021
PADANG, KP – Seorang wanita mencuri uang jemaah saat ibadah […]