Pasar Rakyat Pariaman Bisa Jadi Shelter

PARIAMAN, KP – Pasar Rakyat Pariaman yang diresmikan Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin Selasa lalu (6/4) tak hanya berfungsi untuk menggerakkan perekonomian rakyat Pariaman dan sekitarnya, tapi juga dapat menjadi tempat perlindungan (shelter) apabila terjadi bencana tsunami. Struktur bangunan yang dikerjakan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk dengan nilai Rp89,74 miliar itu dibuat tahan gempa dan mengimplementasikan teknologi Building Information Modelling (BIM) level 4D.

Berdasarkan keterangan resmi perusahaan, Rabu (7/4), Pasar Rakyat Pariaman didirikan bersamaan dengan Puncak Peringatan Hari Nusantara di Kota Pariaman pada Desember 2019 lalu dan rampung dikerjakan pada Bulan Desember 2020. Pasar ini berdiri di atas lahan seluas 5.559 meter persegi dan memiliki luas lantai 9.512 meter persegi serta memiliki tinggi empat lantai. Pasar ini dapat menampung sebanyak 362 kios pedagang. 

Sebelum direvitalisasi, pasar yang yang berlokasi di Jalan Sultan Syahrir, Kota Pariaman ini telah berusia lebih dari 100 tahun dan telah mengalami beberapa kali kerusakan akibat gempa dan kebakaran.

Pasar ini dibangun kembali dengan konsep ramah lingkungan. Dengan revitalisasi, Pasar Rakyat Pariaman kini dilengkapi dengan atap dak beton serta ramp di sisi selatan bangunan sebagai lokasi evakuasi. Antisipasi ini dilakukan mengingat posisi pasar yang berada di pusat kota dan dekat dengan wisata Pantai Gandoriah.

“Dengan selesainya revitalisasi, saya berharap pasar ini mampu menjadi motor penggerak perkembangan UMKM di Kota Pariaman,” kata Wapres Ma’ruf Amin saat peresmian, Selasa lalu (6/4).

Sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan daerah turut hadir dalam acara peresmian PAsar Rakyat Pariaman itu, antara lain Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Wakil Menteri PUPR John Wempi Wetipo, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono, Gubernur Sumbar Mahyeldi, Walikota Pariaman Genius Umar, Komisaris Utama PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. (WEGE) sekaligus Direktur Operasi III PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) Sugeng Rochadi, dan Direktur Operasi II WEGE Mochamad Yusuf. (mas)

Next Post

RAPAT PARIPURNA ISTIMEWA DPRD KOTA BUKITTINGGI, Walikota Erman Safar Hantarkan LKPJ Tahun Anggaran 2020

Rab Apr 7 , 2021
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi menggelar Rapat Paripurna […]