PASCA ZONA MERAH, BPBD 50 Kota ‘Teriak-teriak’ ke Kampung-kampung Minta Warga Patuhi Prokes

LIMAPULUH KOTA, KP- Sempat masuk ke zona merah dan mengakibatkan Proses Belajar Mengajar (PBM) tatap muka di Kabupaten Limapuluh Kota dihentikan sejak beberapa hari lalu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota terus menggiatkan sosialisasi dan mengingatkan agar masyarakat tidak lengah ataupun kendor dalam penerapan protokol kesehatan, terutama penggunaan masker.

Selain untuk mencegah penyebaran virus Covid-19, sosialisasi yang dilakukan juga untuk mengingatkan masyarakat agar menjadikan kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat.

Bahkan, sosialisasi dilakukan ke kampung-kampung dan pasar-pasar tradsional di nagari-nagari yang ada, termasuk di sepanjang jalan-jalan kecamatan, dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana 2021.

Hal tersebut diungkapkan Kalaksa BPBD Kabupaten Limapuluh Kota, Joni Amir.  Menggunakan mobil operasional, mantan Kabag Humas itu mengingatkandan mengajak masyarakat untuk selalu patuh kepada peraturan pemerintah.

“Hari ini (kemarin-red) kita kembali masuk ke kampung-kampung, pasar tradisional nagari dan disepanjang jalan yang kita lalui untuk terus mengingatkan masyarakat agar tidak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan. Apalagi beberapa waktu lalu daerah kita masuk dalam zona merah, sekolah tatap muka diliburkan. Mari sayangi diri, keluarga dan masyarakat dengan memakai masker saat ke luar rumah,” sebut Joni Amir didampingi Kabid RR, Rahmadinol serta Kadis Kedaruratan BPBD Kabupaten Limapuluh Kota, Tajul Arifin, Senin (26/4) saat berkeliling kawasan mudiak yakni kecamatan Suliki dan Kecamatan Guguak.

Tidak itu saja, disepanjang jalan mudiak (Tan Malaka-red) memakai pengeras suara, Joni Amir juga mengingatkan puluhan pengendara untuk menggunakan maskersaat berkendara ke luar rumah dan mengingatkan bahwa nantinya akan turun Yustisi yang akan menindak masyarakat yang tidak mematuhi Prokes.

Termasuk juga mengingatkan masyarakat di kawasan Kotobaru Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh Kabupaten Limapuluh Kota, untuk menjaga jarak saat mengambil bantuan pemerintah di salah satu Bank.

“Bapak-ibu yang tengah berada di Bank untuk mengurus berbagai keperluan, kami ingatkan agar petugas keamanan untuk tidak mengizinkan atau melayani masyarakat yang datang tanpa menggunakan masker,” ucap Joni Amir melalui.

Selain mengingatkan untuk penerapan prokes, Tim BPBD juga membagikan masker kepada pedagang, pengunjung serta masyarakat yang lewat di pasar Ambek Simpang Bakia Nagari VII Koto Talago Kecamatan Guguak. Termasuk juga melakukan sosialisasi dan bagi-bagi masker kepada pedagang dan pengunjung pasar tradional di Suliki.

Saat ini menurut Joni Amir, jumlah kasus positif di Kabupaten Limapuluh Kota hampir mencapai angka seribu orang. Untuk itu perlu dukungan dan kepatuhan semua pihak dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Limapuluh Kota. (dst)

Next Post

Puasa, Masyarakat Diimbau Tetap Patuhi Prokes dan Jaga Ketertiban Umum

Sen Apr 26 , 2021
PAINAN, KP-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatra Barat […]