PEREDARAN NARKOBA KIAN MENGKHAWATIRKAN, Polres Payakumbuh Cokok Tiga Tersangka

PAYAKUMBUH, KP- Peredaran dan penyalahagunaan narkoba di ranah Luak Limopuluah (Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota – red) semakin mengkhawatirkan.Betapa tidak, hanya dalam kurun waktu dua hari, Tim Gagak Hitam Satnarkoba Polres Payakumbuh berhasil mencokok tiga orang tersangka pengerdar barang haram itu.

Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira melalui Kasat Narkoba, Iptu Desneri mengungkapkan Tim Gagak Hitam awalnya mencokok seorang pengedar narkoba berinisial AM (32 tahun),warga Jorong Subaladuang, Nagari Sungai Kamuyang, Kecamatan Luak Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis lalu (8/4) sekira pukul 01.00 WIB di Simpang Tabiang, Jorong Tanjuang Kaliang, Kenagarian Sungai Kamuyang, Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota.

“Tersangka ditangkap saat sedang menunggu pembeli,” ungkap Iptu Desneri, Minggu (11/4).

Dalam penangkapan itu polisi mengamankan barang bukti dua paket kecil sabu-sabu yang disimpan dalam dompet dan di dalam kantong jaket yang dikenakan tersangka. “Menurut tersangka, barang haram itu didapat dari salah seorang bandar berinisial Z yang saat ini masih dilakukan pengejaran,” ujar Iptu Desneri.

Selang sehari, tepatnya Jumat (9/4), Tim Gagak Hitam kembali menangkap seorang pria berinisial MA (31 tahun) warga Kelurahan Nunang Dayabangun, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh.Tersangka yang ditangkap sekira pukul 17.00 WIB di depan sebuah rumah makan itu merupakan Target Operasi (TO) pihak kepolisian dalam Operasi Antik 2021. Dari tangan tersangka MA, berhasil diamankan barang bukti satu paket sabu dan satu unit handphone merk Oppo.

“Tersangka MA mengaku sabu tersebut dibeli dari tersangka BL sebanyak satu paket dengan harga Rp500 ribu. Untuk pengembangan dan pengusutan lebih lanjut, tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolres Payakumbuh,” ulas Iptu Desneri.

Selang dua jam setelah menangkap MA, Tim Gagak Hitam berhasil menciduk BL (31 tahun), warga Kelurahan Parik Rantang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh.

“Tersangka BL ditangkap sekira pukul 18.00 WIB di rumahnya di Kelurahan Parik Rantang. Saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti satu timbangan digital, satu bundel kertas pembungkus sabu, dan uang hasil penjualan sabu sebanyak Rp900 ribu,” kata Iptu Desneri.

Tersangka BL mengakubaru saja menjual sabu kepada tersangka MA seharga Rp500 ribu. Menurut BL, sabu tersebut diperolehnya dari seorang bandar berinisial R yang saat ini sedang dalam pengejaran dan sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) jajaran Polres Payakumbuh.

“Untuk pengusutan lebih lanjut, tersangka BL berikut barang bukti diamankan dibalik jeruji besi tahanan Mapolres Payakumbuh,” pungkas Iptu Desneri. (dst)

Next Post

Polisi Akan Bubarkan Kerumunan Balimau

Ming Apr 11 , 2021
PADANG, KP – Polisi meminta masyarakat tidak melakukan tradisi balimau […]