Pertama Kali, School Of Randang Digelar Atas Inisiator Wawako Erwin Yunaz

PAYAKUMBUH, KP – Agar dapat mengenalkan dan melestarikan kearifan lokal masakan tradisional ranah Minang dalam memasak Randang. Dinas Tenaga Kerja dan Industri melalui UPTD Sentra Rendang Kota Payakumbuh laksanakan kegiatan School of Randang di dapur utama sentra rendang IKM Kota Payakumbuh, Senin (12/4). Kegiatan yang berlangsung sehati penuh itu diikuti 100 orang siswa/siswi mulai dari SD hingga SMA se-Kota Payakumbuh. Kegiatan yang baru pertama kali dilangsungkan itu diinisiasi Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz.

Wakil Walikota Erwin Yunaz saat membuka kegiatan School of Randang mengatakan, dari usia dini ini harus mengenal dan mempelajari kearifan lokal ranah Minang sehingga kearifan lokal seperti merandang dapat terjaga dan selalu lestari sampai kapanpun.

Menurut orang nomor dua di Payakumbuh itu, School of Randang merupakan sebuah sarana dan wadah siswa- siswi agar dapat mempelajari tentang marandang. “Dengan bekal ilmu pengetahuan yang telah anak-anak ini dapatkan dari kegiatan School of Randang, maka kita berharap mereka memiliki ilmu tentang marandang dengan baik dan benar. Sehingga anak-anak inilah yang nantinya akan melanjutkan dan menjaga kearifan lokal dalam marandang ini,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, kegiatan School of Randang menurutnya juga merupakan ajang memperkenalkan sentra industri Randang Payakumbuh kepada seluruh siswa/siswi Kota Payakumbuh. Selain untuk belajar ilmu tentang bagaimana cara mengolah Randang, kegiatan tersebut juga sekaligus untuk memperkenalkan keberadaan sentra industri Randang Kota Payakumbuh. Yang mana itu merupakan satu-satunya sentra industri Randang di wilayah Sumbar.

“Dan untuk sentra industri rendang kota Payakumbuh ini tentunya sudah memiliki semua sertifikasi halal, sehingga baik mulai dari awal pengolahan sampai pengemasan sentra industri Randang ini sudah dijamin kualitasnya. Dan tentunya dengan sertifikasi ini, hasil produksi dari sentra rendang Payakumbuh tidak hanya dipasarkan di tingkat lokal saja, akan tetapi sampai ke pasar mancanegara juga,” imbuhnya dengan semangat.

Di penghujung sambutannya, Wawako Erwin Yunaz mengimbau serta mengajak seluruh yang hadir agar dapat menyebarluaskan kearifan lokal masakan tradisional Randang kepada semuanya. “Melalui generasi penerus kita sekarang inilah tempat kita menyerahkan bekal ilmu pengetahuan marandang ini, agar kearifan lokal marandang dapat disebarluaskan oleh generasi penerus kita nantinya,” tukasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Industri Kota Payakumbuh, Wal Asri pada kesempatan tersebut juga turut menyampaikan, School of Randang juga merupakan agenda kegiatan untuk menyambut bulan suci Ramadan. “Semoga setelah kegiatan ini dilangsungkan, semua siswa-siswi yang mengikuti kegiatan School of Randang ini nantinya dapat melaksanakan praktek langsung dalam mengolah dan memasak Randang pada bulan suci Ramadan,” harapnya.

Dengan dilangsungkannya School of Randang, Wal Asri berharap agar para generasi penerus dapat selalu meningkatkan karya dan inovasi dalam ilmu marandang. “Sehingga dengan lebih mengeksplorasi kemampuan yang ada, tentu akan dapat menjadi sebuah ilmu baru yang nantinya akan sangat bermanfaat bagi generasi penerus,” ucap Kadis itu mengakhiri.

Usai dilangsungkannya pembukaan oleh Wawako dan Kadis Tenaga Kerja dan Industri Payakumbuh, para siswa- siswi langsung melaksanakan proses marandang yang dibimbing langsung para guru dari setiap sekolah masing-masing. (dst)

Next Post

Masjid Darianis Yatim SMPN 1 Kota Solok Diresmikan

Sel Apr 13 , 2021
SOLOK, KP – Masjid Darianis Yatim SMP Negeri 1 Kota Solok […]