Produk Melimpah, Harga Murah

PETANI Sumbar terkenal dengan kepatuhannya. Apa saja seruan yang disampaikan pemerintah, mereka taatdan patuh. Imbauan, saran, dan masukan dari petugas penyuluh juga tak ada yang diingkari. Apa yang disampaikan pada petani diterima dengan baik.

Kepatuhan petani adalah modal sangat berharga demi kesejahteraan mereka berkeluarga. Namun di balik kepatuhan itu, tidak menjamin usaha yang mereka kerjakan bakal sukses. Misalnya, petani sudah berjibaku memelihara tanamannya sampai panen dengan hasil lumayan menggembirakan, namun saat hasil panendipasarkan, ternyata toke berulah. Jerih payah petani itu seakan tak dihargai.

Sudah mentradisi ‘panen melimpah, harga murah’. Begitu juga ketika musim panen jeruk di Pasaman, Limapuluh Kota dan daerah lainnya. Petani penggarap tak gembira. Susah payahbekerja, ternyata menderita. Harga murah, petani payah. Yang muncul hanyalah beragam keluhan. Rugi, rugi, dan rugi. Begitulah

Sangat banyak contoh penderitaan petani, ‘dietong galeh balabo, kironyo utang nan tumbuah’. Kondisi ini juga dialami petani atau peternak ikan di Danau Maninjau. Tak terhitungkerugian peternak ikan ulah hama ‘ajaib’ yang menyerang Danau Maninjau dan membuat jutaan ikan mati bergelimpangan. Memprihatinkan.

Begitu juga yang dialami peternak walet. Disaat harga pasar membaik, datang pula seruanagar beternak walet jangan mengganggu pemukiman. Secara tidak langsung, tentu peternak harus membuat rumah walet permanen yang jauh dari pemukiman. Sementara peternak walet di Sumbar msih ada yang bermodal lemah.

Kenapa usaha di bidang pertanian selalu saja ada problemanya? Jika dikaji, sangat beragam analisanya. Namun, kalau pemerintah benar-benar serius mensejahterakan petani, maka sudah saatnya pemerintah mengambil peran dari hulu sampai ke hilir. Maklum, petani hebat di kampung-kampunghanya fokus pada otot. Begitu ada masalah, mereka cenderung menyerah. Sementara, lembaga pemerintahan punya banyak tenaga ahli yang katanya mampu memecahkan beragam problema yang dihadapi petani. Bagaimanapun, pemerintah tak boleh menyerah. Bersama ktia bisa mewujudkan petani sejahtera. *

Next Post

KABAR GEMBIRA BUAT PNS, Pemerintah Percepat Pencairan THR

Ming Apr 18 , 2021
JAKARTA, KP – Kabar gembira buat PNS di mana saja […]