STATUS TANAH SEKOLAH DI BUKIK APIK PUHUN DIPERTANYAKAN, Kepala SDN 04 Bukik Apik Puhun Gelar Rapat Bersama

BUKITTINGGI, KP – Ketua LPM Kelurahan Bukik Apik Puhun, Kecamatan Guguak Panjang, Hendra St Rangkayo Mulia mempertanyakan status tanah sekolah-sekolah di lingkungan Kelurahan Bukik Apik Puhun. Karena sekolah- sekolah yang ada di Kelurahan lain sudah sangat maju dalam bidang Infrastruktur, sementara sekolah di Kelurahan Bukik Apik Puhun masih sangat sederhana tanpa adanya perubahan signifikan.

Pertanyaan itu disampaikan Ketua LPM Bukik Apik Puhun dalam Musrenbang Kelurahan Bukik Apik Puhun beberapa waktu lalu. Untuk menindaklanjuti pertanyaan Ketua LPM itu, Kepala SDN 04 Bukik Apik Puhun Hj. Nurhayati berinisiatif mengadakan rapat bersama di SDN 04 Bukik Apik Puhun, Jumat (9/4).

Turut hadir dalam rapat tersebut Kepala SDN 04 Bukik Apik Puhun, Hj. Nurhayati selaku inisiator pertemuan, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Asmara, Lurah Bukik Apik Puhun Rusdi Yanto, Ketua LPM Hendra St Rangkayo Mulia, Bhabinsa Sertu Eka Nur Hidayat, Ketua RW.03 Dedi Fiandri, Ahli Waris Pemilik Tanah Keluarga MJ.Dt.Panduko Nagari dan Keluarga A.Dt.Panduko Mantari.

Kepala SDN 04 Bukik Apik Puhun, Hj. Nurhayati menyebutkan, rapat itu sengaja dijembataninya untuk menindaklanjuti pertanyaan Ketua LPM Bukik Apik Puhun terkait status tanah sekolah di Kelurahan Bukik Apik Puhun pada saat Musrenbang. Karena diakui Nurhayati, memang sekolah yang ada di Kelurahan Bukik Apik Puhun tidak ada perubahannya secara Infrastruktur. Untuk itu dalam rapat tersebut bisa dicarikan solusinya.

Sementara Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi, Asmara menyebutkan, UPTD Sekolah Dasar di bawah Naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi dapat melaksanakan perubahan Infrastruktur berupa fisik, apabila status tanahnya tercatat pada aset Pemko Bukittinggi.

Dijelaskannya, beberapa sekolah di Kelurahan Bukik Apik Puhun, tanahnya berupa tanah wakaf atau hibah kepada pihak sekolah, dalam rangka menunjang pendidikan di Kelurahan Bukik Apik Puhun. Artinya tidak tercatat sebagai aset Pemko Bukittinggi. “Sehingga dengan kondisi itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bukittinggi tidak dapat melaksanakan pembangunan sekolah itu secara fisik dan signifikan,” ungkapnya.

“Untuk itu agar sekolah di Kelurahan Bukik Apik Puhun bisa dibangun secara maksimal melalui anggaran APBN, APBD maupun melalui Pokir DPRD, maka diharapkan kepada tokoh masyarakat dan LPM Kelurahan Bukik Apik Puhun dapat memfasilitasi dengan para ahli waris pewakaf atau penghibah untuk merubah status tanah agar dapat dibangun secara maksimal oleh pemerintah,” tuturnya.

MJ. Dt Panduko Nagari selaku Ahli Waris mengatakan, secara prinsip, pihak keluarga dan ahli waris tetap mewujudkan niat orang tuanya yang telah mewakaf atau mehibahkan tanahnya untuk kepentingan sekolah, karena sekolah itu sangat dibutuhkan anak kemenakan. Mulai dari dibangun dulu sampai sekarang sekolah yang ada di Bukik Apik Puhun telah melahirkan generasi muda yang berkecimpung di berbagai profesi.

Dikatakannya, perlu juga diketahui pihak sekolah dan Dinas Pendidikan, dahulu orangtua dengan Kepala Sekolah pertama pada tahun 1950an yang bernama Nazaruddin membuat beberapa kesepakatan. Di antaranya untuk anak kemenakan tidak dipungut uang pembangunan sekolah. Di samping itu untuk peningkatan ekonomi masyarakat, diberi kebebasan kepada anak kemenakan penghibah untuk berjualan di lingkungan sekolah. Kesepakatan itu sudah berjalan sejak dulu hingga sekarang.

“Artinya, pihak pewaris atau penghibah bersedia melepaskan tanah yang diwakafkan atau dihibahkan itu untuk sekolah, namun harus tetap berpegang kepada kesepakatan yang telah berjalan. Dan kesepakatan itu harus dibuat secara tertulis, guna menghindari terjadinya persoalan di kemudian hari,” tegasnya.

Dengan adanya pernyataan Ahli waris itu, Ketua LPM Kelurahan Bukik Apik Puhun Hendra St Rangkayo Mulia, mengucapkan terima kasih kepada ahli waris pewakaf atau pehibah yang telah bersedia mewujudkan keinginan pihak sekolah dan LPM untuk meningkatkan kualitas pembangunan sekolah di Bukik Apik Puhun.

Kemudian lanjutnya, kepada Dinas Pendidikan dan pihak sekolah tentu diharapkan tetap mempertahankan kesepakatan yang telah terwujud selama ini antara pewakaf atau pehibah dengan pihak Sekolah. “Dan ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di sekolah yang ada di Kelurahan Bukik Apik Puhun,” tutupnya. (eds)

Next Post

SAMBUT BULAN SUCI RAMADAN, Warga RT 01/RW 03 Kelurahan Bukik Cangang Kayu Ramang Adakan Silaturahmi

Ming Apr 11 , 2021
BUKITTINGGI, KP – Warga RT 01/RW 03 Kelurahan Bukik Cangang […]