Tahura Bung Hatta Bakal Dijadikan Peternakan Sapi Perah

PADANG, KP – Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syahrial Kamat mengatakan Taman Hutan Raya (Tahura) Bung Hatta bakal dikembangkan sebagai tempat peternakan sapi perah. Ide ini tercetus ketika Kementerian Pertanian ingin mengembangkan sapi perah di seluruh Indonesia. Sebab, kapasitas ternak sapi perah di Baturraden, Jawa Tengah, sudah berlebih.

“Kota Padang ditawarkan untuk dikembangkan sebagai tempat pertenakan sapi perah. Satu-satunya lokasi yang cocok itu adalah Tahura Bung Hatta,” kata Syahrial Kamat, kemarin.

Menurutnya, dengan kondisi alam yang dingin dan sejuk, Tahura sangat cocok untuk dijadikan lokasi peternakan sapi perah. Kementan menawarkan sebanyak 50-100 ekor sapi. Untuk itu, pihaknya mengajukan proposal sebesar Rp8 miliar dengan harapan pada tahap pertama ini dapat dikabulkan Rp2,7 miliar.

“Dana itu diperuntukan untuk pembukaan lahan, pembuatan kandang,hingga tempat pemerahan sapi yang modern.Kita akan tiru model yang ada di Baturradenkarena di sana mirip dengan yang di Tahura,” jelasnya.

Ia berharapproposal tersebut disetujui dan dikabulkan nantinya. Apalagi melihat gelagat Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sangat menyambut baik.

PEMILIK SAPI BETINA PRODUKTIF TERIMA DANA INSENTIF

Di sisi lain, Dinas Pertanian kembali menganggarkan bantuan dana insentif untuk pemilik sapi betina produktif tahun 2021 ini.Kepala Dinas Pertanian, Syahrial Kamat mengatakan tahun ini rencananya sebanyak 201 peternak akan mendapatkan dana insentif sapi betina produktif. Untuk, pihaknya sudah menganggarkantotal dana sebesar Rp100.200.000

“Insentif diberikan sebagai upaya mendorong meningkatkan produksi daging di Padang. Kita ingin sapi-sapi betina tetap terjaga, tidak dipotong, kecuali mandul,” kata Syahrial Kamat.

Selain itu, pemberian insentif diharapkan juga memotivasi masyarakat lain untuk memelihara sapi betina dan merawat kandungannya. Inovasi ‘sapi bunting duit’melalui pemberiaan insentif bagi peternak ini diberikan kepada peternak yang kurang mampu.

“Program ini sudah dimulai sejak tahun 2017 silam dan tahun 2021 ini sebanyak 201 peternak mendapat insentif,” pungkasnya. (ip)

Next Post

WAKO HENDRI SEPTA LANTIK 180 PEJABAT ESELON, Sejumlah Kepala Dinas Bergeser, Ada yang Jadi Staf Ahli

Jum Apr 16 , 2021
PADANG, KP – Walikota Padang, Hendri Septa melakukan rotasi dan […]