Tiga Murid SD Tewas ‘Disambar’ Bus Gumarang Jaya

BATUSANGKAR, KP – Aksi ugal-ugalan sopir bus di jalan raya membawa petaka. Tiga murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 Pitalah, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanahdatar meregang nyawa setelah dihantam bus penumpang merek dinding ‘Gumarang Jaya’, Kamis (15/4), sekitar pukul 10.30 WIB. Selain itu, dua murid SD lainnya mengalami luka-luka dan kini sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Yarsi Padangpanjang.

Tiga korban meninggal dunia bernama Wahyu Ilahi (10 tahun), Afdholul Hardi (9 tahun), dan Rafi Alfian (9 tahun). Sedangkan korban luka adalah Muhammad Mudasir (9 tahun) dan Azian (9 tahun).

Sopir ‘bus maut’ itu berinisial RJ (38 tahun) dengan kernet Deni Syahputra. Saat ini keduanya sudah diamankan di Mapolres Padangpanjang.

Kasat Lantas Polres Padangpanjang, AKP Dedi Antonis menuturkan bus Gumarang Jaya pabrikan Mercedez Benz dengan nomor polisi BE 7320 CU itu membawa sembilan orang penumpang dari Kota Payakumbuh menuju Kabupaten Solok melewati Kota Padangpanjang dan Kabupaten Tanahdatar. Sebelum menabrak para korban, bus itu berusaha menyalip bus ANS yang berada di depannya. Diperkirakan, saat bus ANS itu mendadak ngerem, sopir bus Gumarang Jaya membanting setir ke kanan jalan sehingga menabrak sejumlah murid SD yang sedang berada di trotoar menunggu jemputan orangtuanya usai pulang sekolah.

“Akibatnya, tiga orang murid SD meninggal dunia. Dua lainnya saat ini dirawat di rumah sakit. Sementara barang bukti bus berikut sopirnya sudah diamankan di Mapolres Padangpanjang guna proses lebih lanjut,” kata AKP Dedi Antonis.

Menurutnya, sopir bus sudah ditetapkan sebagai tersangka. “Ditetapkan tersangka, karena kelalaiannya, ditambah itu sudah jelas ada korban yang tewas,” kata Dedi sembari menambahkan pemilik bus juga dipanggil untuk memberikan keterangan. (lgm/pkt/*)

Next Post

Sepak Terjang Spesialis Jambret Kandas Setelah Kerjai Wanita Lansia

Kam Apr 15 , 2021
SOLOK,KP – Seorang ‘spesialis’ aksi penjambretan yang sudah beraksi di […]