Tim Safari Ramadan Provinsi Sumbar Kunjungi Masjid As-Syuhada Nagari Cupak

SOLOK, KP – Tim Safari Ramadan (TSR) Provinsi Sumatra Barat mengunjungi Masjid As-Syuhada Nagari Cupak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, beberapa waktu lalu. Tampak hadir pada kunjungan tersebut Assisten I Koordinator Pemerintahan Provinsi Sumbar Devi Kurnia, Assisten II Koordinator Ekbangkesra Kabupaten Solok Medison, Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Solok Eva Nasri, Kadis Kearsipan dan perpustakaan Noviarman, Kepala  DPMN Ferisnovel, Kepala Barenlitbang  Erizal, Kabag Pemerintahan Syahrial, Kabag Organisasi dan Birokrasi Zulfadli, Kabag Humas Syofiar Syam, Walinagari Cupak, Fatmi Bahar Dt. Tuo dan lainnya. 

Menurut Assisten I Koordinator Pemerintahan Provinsi Sumbar Devi Kurnia, Tim Safari Ramadan Sumbar mengunjungi 3 lokasi di Kabupaten Solok. Yakni Masjid Masjid As-Syuhada Nagari Cupak Kecamatan Gunung Talang, diketuai Devi Kurnia. Kedua mengunjungi Masjid Nurul Islam Nagari Dilam Kecamatan Bukit Sundi diketuai Rektor Unand dan Masjid Raya Koto Gadang Guguk Kecamatan Gunung Talang diketuai Tim Kapolda Sumbar/yang mewakili Kapolres Arosuka. “Kepada Walinagari Cupak saya selaku ketua tim safari ramadan saat ini berpesan, mari kita sama-sama menghimbau kepada masyarakat untuk mematuhi prokes upaya untuk pencegahan Covid-19 yang merebak hingga saat ini,” harapnya. 

Pihaknya juga memberikan imbauan larangan mudik untuk sementara waktu guna pencegahan perluasan Covid-19 yang merebak dan tidak diketahui kapan berakhirnya. “Mari “TIDAK MUDIK” lebaran tahun ini, bersama-sama kita cegah naiknya kasus Covid-19 sekaligus sayangi keluarga kita di kampung halaman, karena Kabupaten Solok saat sekarang berada pada zona oren,” sebutnya. 

Pihaknya juga mengajak agar meningkatkan pemahaman bersama masyarakat mengenai covid-19, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak selalu hendaknya diterapkan.

Acara dilanjutkan dengan ceramah agama oleh Ustad Sofwan Firan. Beliau menyebutkan, menjadi pemimpin bukanlah hal mudah. Ada banyak rintangan yang menghadang. Tapi seorang pemimpin akan bisa menghadapi rintangan tersebut. “Kita terlalu mudah menyalahkan orang lain tanpa alasan. Seandainya ada penyakit hati dalam hati manusia, sebanyak apapun amal ibadah takkan ada artinya. Saling salah-menyalahkan merupakan salah satu sumber datangnya bala bencana terhadap negeri kita,” sebutnya.

Kemudian acara ditutup dengan penyerahan bantuan oleh Devi Kurnia kepada pengurus Masjid As-Syuhada Nagari Cupak sebanyak Rp20.000.000. (wan)

Next Post

HADIRI WORKSHOP AUDIT MATERNAL PERINATAL, Kepala Dinkes Padangpariaman Harapkan Penanggungjawab AMP Laksanakan Laporan Kematian Ibu

Rab Apr 21 , 2021
PARITMALINTANG, KP – Kepala Dinas Kesehatan Padangpariaman, Yutiardy Rivai memberikan […]