21 Juni 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Sebarkan Virus Membaca, DPK Gerakan Cinta Buku

PADANGPANJANG, KP – Peringati Hari Buku dan Hari Perpustakaan Nasional, Dinas Perpustakaan dan Arsip (DPK) Padangpanjang melaksanakan Program Gerakan Cinta Buku, dan Perpustakaan Inklusi di masyarakat.

Kepala DPK, Alvi Sena di Padangpanjang, kemarin mengatakan, program cinta buku merupakan salah satu program untuk meningkatkan minat baca masyarakat.

Untuk tahap awal, Alvi menyampaikan gerakan cinta buku ini ditargetkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Padangpanjang dengan cara mendaftarkan seluruh ASN sebagai anggota perpustakaan dan membuat jadwal untuk kunjungan ke perpustakaan.

“Kita butuh ASN yang memiliki wawasan. Karena tantangan pekerjaan dan pelayanan publik yang dituntut harus semakin membaik, sehingga dengan ASN mulai mencintai membaca, wawasannya akan berkembang,” sebutnya.

Program ini pun, katanya lagi, nantinya juga akan diterapkan ke masyarakat dengan mengadakan lomba bercerita dan lombaantar taman baca masyarakat. Inipun dilakukan dengan tujuan menyebarkan virus membaca.“Intinya, dengan membaca masyarakat dan ASN yang ada di Kota Padangpanjang pasti akan berdaya,” tuturnya.

Selain itu, mengenai perpustakaan inklusi, Alvi menjelaskan, bagaimana perpustakaan masyarakat bisa menjadi tempat yang memberdayakan masyarakat.“Taman baca tidak hanya tempat berkumpul membaca saja, tetapijuga mengaplikasikan apa saja yang telah dibaca,” jelasnya.

Alvi mengatakan, sudah ada beberapa taman baca masyarakat (TBM) yang menerapkan perpustakaan inklusi ini seperti, TBM Gumala Kreatif dengan produksi batik, dan TBM Sigando dengan produksi kuliner.

Untuk program perpustakaan inklusi ini, DPK sudah berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperdakop UKM) dalam segi permodalan dan pelatihan.

Lebih lanjut dia mengatakan, program-program yang sedang dijalankan DPK untuk mewujutkan masyarakat cinta membaca, cinta buku dan masyarakat yang kreatif, merupakan dasar dari rencana menjadikan Padang Panjang sebagai Kota Kreatif dan City of Literature UNESCO.

Sementara itu, Alvi juga menyampaikan, pada 26 Mei mendatang, DPK akan diresmikan sebagai pemilik Pojok Statistik pertama di Indonesia. Peresmian ini akan dihadiri kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia. (kom)