21 Juni 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Tinggal Lima RT ‘Memerah’, Padang Menuju Zona Kuning

PADANG, KP – Hanya dalam rentang waktu sepekan, jumlah Rukun Tetangga (RT) di Padang yang masuk zona merah penyebaran covid-19 terus berkurang. Hal ini karena intensifnya penanganan covid-19 di tengah masyarakat. Selain itu juga karena semakin membaiknya tingkat kesadaran masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan serta upaya keras forkopimda dalam menegakkan kedisiplinan di tengah masyarakat.

Hal itu dikatakan kata Walikota Padang, Hendri Septa usai mendengarkan arahan Presiden RI kepada kepala daerah se-Indonesia lewat Zoom Meeting di Rumah Dinas Wako, Senin (17/5).

Ikatakan wako, sepekan lampau sebanyak sembilan RT di Padang masuk zona merah. Namun pekan ini jumlahnya berkurang menjadi tinggal lima RT. Lima RT yang masih berada di zona merah yakni di Kuranji, Alai Parak Kopi, Andalas, serta dua RT di Parak Karakah.

Sedangkan RT yang berada di zona orange sebanyak 11 RT. Padahal pada pekan lalu, jumlah RT yang berada di zona oranye sebanyak 34 RT.

“Kami berterimakasih kepada polresta dan jajaran, Dandim, Satpol PP, serta pihak lain yang turun langsung ke daerah zona merah dan oranye guna mengajak masyarakat untuk disiplin melaksanakan prokes dan memberikan sanksi bagi yang melanggar,” ujar Wako Hendri Septa.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyani Hamid menyebut Kota Padang saat ini mendekati zona kuning. Di sisi lain, Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir menyebut pihaknya akan mendatangi lima RT yang masuk zona merah dan 11 RT yang berada di zona oranye untuk memberikan sosialisasi dan edukasi prokes kepada masyarakat di RT tersebut.

“Kita ingin Padang menjadi zona hijau,” katanya. (ip)