28 Pengunjung Pasar Pakan Kamih Terjaring Operasi Yustisi

LUBUKBASUNG, KP – Sebanyak 28 pengunjung Pasar Pakan Kamih, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, ditemukan melanggar protokol kesehatan, Kamis (6/5). Mereka ditemukan melanggar protokol kesehatan ketika tim gabungan melakukan operasi yustisi di kawasan pasar tersebut.

Anggota Pusdal Ops BPBD Agam, Lukman Syahputra mengatakan, mereka ditemukan melanggar setelah tim operasi menyisiri kawasan pasar, sehingga 28 orang terjaring baik kalangan pedagang, pembeli maupun yang melintas di jalan. “Mereka didata dan datanya diinput ke aplikasi Sipelada yang disediakan khusus bagi pelanggar protokol kesehatan,” ujarnya.

Dikatakannya, karena baru pelanggaran pertama, maka mereka dikenakan sanksi sosial seperti membersihkan fasilitas umum dengan mengenakan rompi pelanggar prokes. Namun, empat orang di antaranya memilih membayar denda, masing-masingnya Rp100 ribu. Hasil denda itu dimasukkan ke kas daerah. “Penetapan sanksi ini sudah diatur dalam Perda Sumbar nomor 6 tahun 2020 tentang AKB dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19,” terangnya.

Bahkan kata dia, apabila pelanggar yang sama masih ditemukan melanggar, maka sanksi lebih berat akan dijatuhkan kepada mereka. Menurutnya, operasi itu digelar bukan untuk mencari kesalahan, tapi mendisiplinkan penerapan protokol kesehatan agar dapat menekan penyebaran Covid-19. Tim gabungan yang terlibat dalam operasi itu seperti BPBD, Satpol PP dan Damkar, Dinas Perhubungan, Polri, TNI, Puskesmas Pakan Kamih, pemerintah kecamatan dan nagari. (rzk)

Next Post

17 Pejabat Fungsional Lingkup Dinas Kesehatan Agam Dilantik

Kam Mei 6 , 2021
LUBUKBASUNG, KP – Bupati Agam diwakili Asisten II Setda Agam […]