Doni Monardo Lepas Jabatan Sebagai Ketua BNPB

JAKARTA, KP – Letjen TNI Doni Monardo resmi melepas jabatan sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Selasa (25/5). Ia digantikan Letjen TNI Ganip Warsito yang sebelumnya menjabat sebagai KEPALA STAF UMUM (Kasum) TNI.

Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan Doni diganti karena pada 1 Juni akan memasuki masa pensiun. Hadi membantah Doni diganti karena terkait kinerja memimpin lembaga yang juga ikut menangani pandemi virus corona.

Doni tak asing di layar kaca selama pandemi virus corona (covid-19). Sejak Maret 2020, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Doni sebagai Kepala Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

Pria berdarah Minang kelahiran Cimahi, Jawa Barat ini memulai karirnya di korps pasukan elit TNI AD Kopassus periode 1986-1998. Setelah 12 tahun berkarir di Kopassus, pada 1999 Doni ditugaskan pada Batalyon Raider di Bali hingga 2001.Doni kemudian menjadi Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di masa Presiden Megawati Soekarnoputri.

Selanjutnya ia dipromosikan menjadi Komandan Grup A Paspampres pada 2008 dan pada 2010 ia mendapat kepercayaan menjadi Danrem 061/Surya Kencana Bogor. Selang beberapa bulan, Doni diangkat menjadi Wakil Komandan Jenderal Kopassus hingga 2012. Tak menunggu lama, Doni pun diangkat menjadi Komandan Paspampres era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ia menjabat hingga 2014. Pangkatnya pun berubah menjadi mayor jenderal alias bintang dua.

Doni lantas diangkat sebagai Komandan Jenderal Kopassus pada 2014. Setahun memimpin pasukan elit itu, ia diangkat menjadi Pangdam XVI/Patimura. Setelah ituDoni menjabat Pangdam III/Siliwangi hingga 2018.

Karir Doni berlanjut di luar instansi militer. Ia diangkat menjadi Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) pada 2018 sampai 2019. Setelah ituia ditunjuk jadi Kepala BNPB menggantikan Laksamana Muda (Purn) Willem Rampangilei.

Selama menjabat sebagai Kepala BNPB, tugas Doni terbilang tidak mudah. Sejak 2019 hingga 2021, bencana kerap menghampiri Indonesia. Belum lagi ia juga ditugasi untuk memimpin penanganan pandemi virus corona.

Doni Monardo Pamit dari BNPB

Doni Monardo sendiri pamit sebagai Kepala BNPB sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 yang disampaikan secara tertulis.

“Saya mohon pamit sebagai Kepala BNPB sekaligus sebagai Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Juga berakhirnya masa tugas sebagai TNI aktif dan memasuki masa purna bakti,” kata Doni Monardo.

Doni yang menjabat lebih dari dua tahun telah melakukan banyak pencapaian bersama BNPB. Kiprahnya sangat luar biasa selama memimpin penanggulangan bencana di Indonesia. Pengalaman dalam menangani bencana berskala besar, seperti gempa bumi Sulawesi Barat dan cuaca ekstrem di Nusa Tenggara Barat (NTB) sangat diapresiasi banyak pihak. Termasuk penanganan pandemi covid-19 yang masih berlangsung juga layak diacungi jempol. Banyak langkah yang dilakukan Doni dalam penanganan covid-19. Dia tak henti-hentinya meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan.

Berbagai pemikiran dan langkah konkret juga dilakukan Doni Monardo dalam menumbuhkan organisasi dan penanggulangan bencana di Indonesia. Jargon ‘Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita’ melekat kuat dalam kepemimpinannya sebagai salah satu upaya mitigasi bencana. Selain itu, pendekatan pentaheliks memberikan nuansa kolaborasi dan kerja sama nyata dalam penanggulangan bencana di Tanah Air. Pentaheliks yang terdiri dari pemerintah, pakar/akademis, lembaga usaha, masyarakat dan media massa menjadi wujud konkret untuk terus mengkampanyekan bahwa penanggulangan bencana adalah urusan bersama.

Doni juga mengucapkan terimakasih atas segala dukungan dan kerjasama yang sudah terjalin dengan baik. (cnn)

Next Post

Berkas Lengkap, Kasus Penembakan Deki Susanto Segera Disidang

Rab Mei 26 , 2021
PADANG, KP – Kasus penembakan Deki Susanto oleh oknum polisi […]