Pemko Bukittinggi Gelar Musrenbang RPJMD Bukittinggi 2021-2026

BUKITTINGGI, KP – Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Bapelitbang menggelar Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Bukittinggi tahun 2021-2026. Kegiatan yang juga diikuti unsur Forkopimda dan Kepala OPD itu dilaksanakan di Auditorium UPT Perpustakaan Nasional Proklamator Bung Hatta, Senin (3/5).

Kepala Bapelitbang Bukittinggi, Rismal Hadi menjelaskan, RPJMD itu disusun untuk menentukan arah pembangunan kota selama lima tahun ke depan. Namun untuk penyusunannya, dibutuhkan pembahasan yang lebih makro melalui Musrenbang. “Sehingga tidak hanya rencana kegiatan tapi bagaimana wajah Bukittinggi lima tahun ke depan. Untuk itu dilaksanakan diskusi publik dengan forum antar pemangku kepentingan,” jelasnya.

Rismal Hadi menambahkan, untuk menyusun RPJMD, dilakukan tahapan, persiapan penyusunan, penyusunan rancangan awal dengan forum konsultasi publik, penyusunan rancangan, pelaksanaan musrenbang. Selanjutnya dilakukan perumusan yang akan diteruskan kepada DPRD untuk pembahasan bersama, selanjutnya disusun menjadi Ranperda, diverifikasi Gubernur dan dijadikan RPJMD 2021-2026. “Hasil diskusi ini menjadi bahan akhir untuk perumusan RPJMD, di mana setiap pembangunan harus dilaksanakan dengan prinsip pembangunan yang ramah lingkungan dan kesetaraan gender,” ujarnya.

Sementara itu Walikota Bukittinggi, H. Erman Safar dalam sambutannya menyampaikan, RPJMD merupakan penjabaran visi misi dan program kepala daerah yang memuat tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan pembangunan daerah dan keuangan daerah. Serta program perangkat daerah dan lintas perangkat daerah yang disertai kerangka pendanaan bersifat indikatif untuk 5 tahun yang disusun berpedoman pada RPJPD dan RPJMN.

“Musrenbang ini bertujuan untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan dan program pembangunan daerah yang telah dirumuskan dalam rancangan awal RPJMD,” jelasnya.

Kesejahteraan masyarakat Bukittinggi kata dia, diciptakan dalam bentuk “Bukittinggi Hebat” yang dilandasi filosofi adat Minangkabau, Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah. Secara prinsip cita-cita Bukittinggi Hebat, akan diciptakan melalui peningkatan ekonomi masyarakat, peningkatan sumber daya manusia, peningkatan pelayanan melalui tata kelola pemerintahan yang baik.

” Bukittinggi merupakan kota yang mempunyai potensi untuk kita majukan bersama melalui pengungkit dalam pergerakan ekonomi. Di mana sumber pergerakan ekonomi Bukittinggi berasal dari, belanja pemerintah, belanja pihak ketiga, transfer-investasi. Pariwisata menjadi penyumbang pertumbuhan ekonomi masyarakat kita akan upayakan bagaimana aktifitas ekonomi dapat bergerak mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Ada empat langkah pembangunan, menyempurnakan yang ada, optimalisasi, pengembangan dan mengintegrasikan seluruh nilai jual Bukittinggi,” paparnya. (eds)

Next Post

Wabup Richi Harapkan Instansi Terkait Persiapkan Data Penyelesaian Tapal Batas Tanahdatar

Rab Mei 5 , 2021
BATUSANGKAR, KP – Wakil Bupati Tanahdatar Richi Aprian berharap kepada […]