Selama Libur Lebaran Terjadi Banyak Longsor di Kabupaten Solok

SOLOK, KP – Saat masa libur lebaran Idul Fitri, banyak terjadi bencana longsor di bumi bareh Solok. Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Solok Syaiful, bencana longsor yang menutup sejumlah ruas jalan disebabkan tingginya curah hujan yang membuat akses warga di sejumlah daerah kembali terputus. 

“Longsor dipicu akibat hujan deras yang mengguyur daerah Kabupaten Solok sejak dua Minggu terakhir dan saat libur lebaran,” terang Syaiful saat meninjau ruas jalan longsor di nagari Siaro-aro menuju Taruang-taruang Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kamis (13/5).


Musibah longsor di Nagari Siaro-aro menuju Taruang-taruang itu diperkirakan terjadi sekira pukul 03.00 WIB, Rabu dinihari (12/5). Meski menggunakan mobil pribadi karena mobnas BA 29 H dikandangkan Pemerintah Daerah, namun Kadis PUPR tetap tampak bersemangat memberi arahan kepada para pekerja pembersih dan perbaikan longsor. 

Perbaikan Longsor di daerah itu juga membutuhkan alat berat karena akses jalan tertutup material tanah dan kayu yang tumbang setinggi 3 meter mengakibatkan akses warga di daerah tersebut terputus total di hari terakhir Ramadhan 1442 H. “Alhamdulillah perbaikan akses jalan ke Siaro-Aro dan Taruang-taruang sudah selesai dikerjakan dan sudah lancar kembali. Paska kejadian, kami langsung menurunkan alat berat ke lokasi dan telah selesai,” jelasnya. 

Selain di Nagari Siaro-aro menuju Taruang-taruang, musibah longsor juga terjadi menuju jalan utama ke Kecamatan Tigo Lurah yang sempat membuat perhubungan dari dan ke Tigo Lurah terputus total. Hal itu disebabkan curah hujan tinggi dan mengakibatkan akses jalan tertutup material longsor. Sejumlah titik di ruas jalan menuju kecamatan tersebut juga mengalami terban sehingga mengancam keselamatan warga yang melintas.

Akibat longsor tersebut, terjadi kemacetan panjang pada dua arah, menuju Tigo Lurah dan arah ke Sirukam. Tampak pengguna jalan terpaksa memindahkan material tanah longsor secara manual sebelum alat berat tiba di lokasi. “Itu lebih aman, memang harus ada jalan alternatif karena jalan yang sekarang sangat sempit dan berada diperbukitan sehingga kapan saja bisa terjadi longsor,” harap tokoh masyarakat Tigo Lurah, Dahrul Asri.

Meski titik longsor banyak terjadi, namun Kepala Dinas PUPR Syaiful tetap memprioritaskan agar material longsor segera bisa diangkat dengan mendatangkan alat berat ke lokasi. “Meski libur, namun ini sudah kewajiban kita turun ke jalan sebagai pelayan masyarakat,” terangnya. 

Kemudian musibah longsor juga terjadi di Cubadak, Nagari Aia Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti dan di jalan menuju Jorong Ujuang Ladang di Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak. Kadis PUPR juga mengimbau masyarakat pengguna jalan yang akan melintasi jalur rawan longsor tersebut tetap waspada menghindari terjadinya kecelakaan. “Intinya kita mengimbau warga yang melintasi daerah tersebut tetap berhati-hati agar tidak terjadi kecelakaan,” pesannya.

Ketika ditanya terkait mobil dinas (mobnas) yang biasa dipakainya, Syaiful hanya menjawab diplomatis. Menurutnya, sebagai Aparatur Sipil Negara, dirinya harus patuh dengan perintah atasan. “Tugas saya menjalankan tugas sesuai tupoksi, urusan aset kendaraan dinas itu kewenangan kepala daerah. Kalau ditarik ya harus diserahkan,” katanya tersenyum.

Sebelumnya, Bupati Solok Epyardi Asda, mengeluarkan instruksi bernomor 900/371/BKD-2021 tertanggal 30 April 2021 tentang Penertiban Administrasi Pengelolaan Barang Milik Daerah. Dalam instruksi tersebut memerintahkan kepada para pejabat yang mendapat alih tugas untuk segera menyerahkan kendaraan dinas beserta kelengkapan barang inventaris lain kepada pengguna barang berikutnya. Berikutnya dalam instruksi tersebut, penarikan kendaraan dinas ditujukan kepada pejabat yang alih tugas. Yakni yang pindah, mutasi, promosi dan pensiun. Namun dalam praktiknya, “penarikan” kendaraan dinas justru dilebarkan kepada seluruh OPD Pemkab Solok. (wan)

Next Post

KECAM AGRESI MILITER ISRAEL KE PALESTINA, Ketua DPRD Kabupaten Solok Minta Pemerintah Indonesia Tempuh Jalur Diplomasi

Ming Mei 16 , 2021
SOLOK, KP – Ketua DPRD Kabupaten Solok Dodi Hendra, mengecam […]