Wabup Pasaman Bertegas-tegas

WAKIL Bupati Pasaman, Sabar AS berterus-terang bahwa pelayanan pegawainya terhadap warga yang berurusan masih tergolong lamban. Kondisi itu cenderung menimbulkan kerugian pada masyarakat. Penilaian wabup tersebut disampaikanpada apel perdana pasca-libur lebaran, di halaman kantor bupati setempat, Senin (17/5).

Apa yang disampaikan Wabup Sabar AS tentu merupakan keadaan yang sebenarnya berdasarkan apa yang diketahui, dilihat, dan dirasakan oleh Ketua KAHMI Sumbar tersebut.

Sekarang adalah era berpacu dengan waktu. Perlu singsingkan lengan baju. Maklum, periode dan masa pengabdian bupati, walikota, dan gubernur hasil Pilkada 2020 lalu hanya 3,5 tahun saja. Masih untungkalau rakyat memberi kepercayaan untuk periode berikutnya.

Ketegasan Wabup Sabar pada seluruh pegawainya untuk meningkatkan kinerjajelas untuk kemajuan dan kesejahteraan penduduk Pasaman dalam arti yang sebenarnya. Pasaman termasuk kabupaten yang terbilang luas daerahnya. Butuh dana besar untuk membiayai beragam pembangunan. Di sisi lain, pandemi corona masih terus melanda. Butuh biaya tak sedikit pula untuk penanganan pandemi tersebut. Dana pembangunan banyak dialihkan untuk pembiayaan kesehatan masyarakat dengan beragam kebutuhan dan kegiatan melawan aksi corona tersebut.

Dengan terserapnya beragam dana untuk penanganan pandemi, jelas partisipasi mensukseskan pembangunan tak boleh mengendur. Disinilah pentingnya swadaya masyarakat. Apa yang bisa dikerjakan tak bisa melulu mengharapkan dana pemerintah.

Khusus Pasaman, termasuk salah satu gudang beras Sumbar. Jangan sampai terlambat pula turun ke sawah. Untuk itu jadwal penggarapan sawah yang selama ini sudah bakujangan sampai terundur pula. Kalauturun ke sawah terlambat pula dengan alasan corona, tentu efeknya sangat negatif. Bisa jadi korban kelaparan akan berjatuhan. Mengerikan memang. Bayangkan, kelaparan berakhir dengan kematian.

Penegasan Wabup Sabaragar ASN meningkatkan kinerjamemang sangat tepat. Apa saja tahapan pembangunan untuk kepentingan orang banyak perlu terus diutamakan dan diprioritaskan. ASN jelas terjamin kehidupannya di masa pandemi ini karena rutin menerima pendapatan dari anggaran negara. Namun jika ada warga Pasaman yang kelaparan, jelas akan menjadi pukulan telak yang bakal mempermalukan banyak pihak. Oleh sebab itu, pantas dari sekarang diantisipasi jangan sampai Pasaman ‘ternoda’. Seluruh jajaran di Kabupaten Pasaman wajib berbulat tekad terus berjuang memelihara harga diri daerah terhindar dari beragam derita dan sengsara, seperti diperlihatkan tokoh bangsa, Tuanku Imam Bonjol dulunya. *

Next Post

Penyidik KPK Ungkap Dugaan Korupsi Bansos Capai Rp100 Triliun!

Rab Mei 19 , 2021
JAKARTA, KP – Kabar mengejutkan datang dari penyidik senior KPK, […]