Wabup Richi Harapkan Instansi Terkait Persiapkan Data Penyelesaian Tapal Batas Tanahdatar

BATUSANGKAR, KP – Wakil Bupati Tanahdatar Richi Aprian berharap kepada instansi terkait untuk sesegera mungkin mempersiapkan data-data yang sekiranya diperlukan untuk menyelesaikan permasalahan tapal batas antara Tanahdatar dengan daerah tetangga.


“Diharapkan kepada Bagian Pemerintahan dan Otonomi Daerah (POD) bersama dinas terkait lainnya melengkapi data dan bahan dalam penyelesaian tapal batas ini yang difasilitasi Pemprov Sumbar dan Kemendagri,” kata Wabup Richi Aprian pada Rapat Percepatan Penegasan Batas Daerah Kabupaten/Kota, Senin (3/5) di aula Kantor Gubernur Padang.


Lebih lanjut Wabup berharap, dalam penyelesaian tapal batas antara 2 daerah yang beririsan diharapkan melibatkan langsung kepala daerah masing-masing. “Alhamdulillah setelah 11 tahun, akhirnya permasalahan antara Tanahdatar dan Padangpanjang sudah terselesaikan dan menunggu rekomendasi dari Kemendagri. Tentunya hal sama kita harapkan antara Tanahdatar dengan Kabupaten Solok, Padangpariaman dan Sijunjung, karena sesuai PP 43/2021, rentang waktu masih cukup hingga sebelum 2 Juli 2021 sebagai batas akhir untuk lahirkan kesepakatan, tentunya pertemuan antara kepala daerah untuk capai kesepakatan bisa dilakukan,” ujarnya


Sementara itu Gubernur Sumbar yang membuka kegiatan rapat diwakili Asisten Pemerintahan Devi Kurnia mengungkapkan, permasalahan tapal batas yang terjadi di Sumbar sudah tidak banyak dibandingkan Provinsi lainnya di Indonesia. “Permasalahan di Sumbar saat ini terbagi 8 segmen dan sesuai arahan Mendagri Jumat kemarin, semuanya ditargetkan selesai Agustus 2021 mendatang,” ujarnya.


Sementara untuk perbatasan Tanahdatar dengan Padangpariaman, Devi Kurnia menyampaikan, Pemprov Sumbar memang belum melakukan langkah untuk tindaklanjut penyelesaiannya. “Memang permasalahan batas antara Tanahdatar dengan Padangpariaman belum kami lakukan, karena menunggu penyelesaian Tanahdatar dengan Padangpanjang. Dan karena saat ini sudah hampir selesai, Insya Allah dalam waktu dekat perbatasan itu akan segera ditindaklanjuti juga dengan yang berbatasan dengan Sijunjung,” ungkapnya.


Di kesempatan itu juga Tim Penegasan Penyelesaian Tapal Batas dari Kemendagri yang diketuai Inspektur IV Arsan Latif mengungkapkan, sesuai hasil rapat koordinasi oleh Mendagri Jum’at lalu, ia ditugaskan menyelesaikan tapal batas di Sumbar dan di Provinsi Jambi. “Di Sumbar kami akan berada 3 hari ke depan, mari kita bekerjasama dalam menuntaskan permasalahan tapal batas ini. Karena sesuai PP 43/2021 harus terselesaikan sampai 2 Juli 2021, kalau tidak selesai maka Kemendagri akan menerbitkan keputusan untuk langkah selanjutnya,” katanya. (nas)

Next Post

PEMKO BUKITTINGGI SUKSES RAIH OPINI WTP DELAPAN KALI BERTURUT TURUT

Rab Mei 5 , 2021
Pemerintah Kota Bukittinggi kembali menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) […]