Wako Erman Safar Lantik 16 Pengurus FKS Kota Bukittinggi

BUKITTINGGI, KP – Walikota Bukittinggi, H. Erman Safar melantik 16 pengurus Forum Kota Sehat (FKS) Kota Bukittinggi periode 2021-2024 di Aula Balaikota, Kamis (29/4). Pelantikan tersebut turut dihadiri sejumlah Kepala OPD, Camat dan Lurah di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Bukittinggi, H. Ismail Johar menjelaskan, Forum Kota Sehat merupakan satu gagasan dalam mewujudkan kota dan masyarakat yang sehat. FKS menjadi perpanjangan tangan tim teknis dan masyarakat sebagai wujud kebersamaan antara pemerintah dengan masyarakat dalam menciptakan lingkungan bersih dan sehat.

“Forum Kota Sehat memiliki peranan penting untuk menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan masyarakat dan lingkungan sehat. Karena pada penilaian dua tahun lalu, Bukittinggi telah berhasil meraih penghargaan Swasti Saba Wisatara, penghargaan tertinggi untuk penilaian kota sehat. Ke depan tentu dengan kebersamaan diharapkan dapat mempertahankan prestasi ini dan meraih Swasti Saba Wistara II,” ujarnya.

Sementara Ketua Forum Kota Sehat Bukittinggi, Ny. Fiona Erman Safar menyampaikan, amanah yang dipercayakan kepada pengurus tentu akan dipikul dengan baik. Pengurus Forum Kota Sehat pun komit mencapai tujuan membantu pemerintah mewujudkan kota yang bersih, nyaman dan sehat. “FKS menjadi wadah menjembatani pemerintah dengan masyarakat. Kami juga menyusun rencana kerja dengan sederhana dan efektif, melakukan sosialisasi rencana kota sehat, rapat berkala rutin, melaporkan tugas kepada walikota, membentuk pokja kelurahan sehat,” ungkapnya.

Dijelaskannya, selama ini Forum Kota Sehat telah banyak berbuat untuk Bukittinggi. Untuk itu ia berharap FKS periode ini dapat meningkatkan kinerja di periode yang saat ini. “Forum Kota Sehat tetap komit untuk dapat mempertahankan Swasti Saba Wistara. Kami juga mengharapkan kerjasama SKPD untuk bersinergi bersama kami mengumpulkan data yang akan kami kirim ke pusat sebagai bahan penilaian. Ini semua butuh percepatan dan semua harus bekerjasama,” tegasnya.

Menurut rencana, FKS Bukittinggi akan mengusulkan enam tatanan untuk penilaian tahun ini. Tatanan permukiman, sarana dan prasarana sehat, tatanan tata tertib lalu lintas dan pelayanan transportasi, tatanan pariwisata sehat, tatanan ketahanan pangan dan gizi, tatanan kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, tatanan kehidupan sosial sehat serta upaya pengendalian dan penanganan Covid-19.

Sementara itu Walikota Bukittinggi, Erman Safar menyampaikan, forum kota sehat menjadi perpanjangan tangan pemerintah mensosialisasikan serta mengedukasi masyarakat tentang program pemerintah terkait kota sehat. Pemko juga komit untuk peningkatan lingkungan bersih dan sehat secara adil dan merata. “Pemerintah berharap banyak dengan FKS. Bersama kita mewujudkan Kota Bukittinggi sebagai kota yang bersih, nyaman dan sehat. Dengan kerja cerdas dan kerja ikhlas, kita bersama mengedukasi masyarakat tentang pentingnya melaksanakan pola hidup bersih dan sehat,” ungkapnya.

Forum itu kata dia, diharapkan dapat bergerak melalui berbagai kegiatan dengan memberdayakan masyarakat. Forum kota sehat menjadi wadah masyarakat menyalurkan aspirasi dan memberikan masukan untuk menentukan arah kebijakan pemerintah. “Saya bangga Bukittinggi telah mendapat penghargaan tertinggi dalam bidang kesehatan. Ini tentu harus dipertahankan dan meraih Swasti Saba Wistara II. Namun tidak itu tujuan akhirnya, tapi bagaimana forum ini harus bisa jadi motor pendorong masyarakat agar membiasakan hidup bersih dan sehat, apalagi di masa Pandemi Covid-19 ini,” pungkasnya. (eds)

Next Post

Percepatan Penanganan Covid-19, Pemko Bukittinggi Gelar Rapat Evaluasi

Ming Mei 2 , 2021
BUKITTINGGI, KP – Guna percepatan penanganan penyebaran Covid-19 di Kota […]