Warga Koto Gadang Guguak Keluhkan Air PDAM yang Sering Mati

SOLOK, KP – Puluhan warga Nagari Koto Gadang Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok mengeluhkan air dari PDAM yang sering mati ke rumah mereka. “Kami ingin ada pemberitahuan dan penjelasan dari pihak PDAM, kenapa air sering mati di wilayah kami. Ini saja semenjak habis lebaran air belum hidup,” papar Iwil (32 tahun), warga Bolai, Nagari Koto Gadang Guguak, Selasa (18/5).


Selain Iwil, keluhan serupa juga disampaikan Uwan (55 tahun), karena air dari PDAM seing mati ke daerahnya di Bolai. “Kami berharap air PDAM lancar karena kami membayar meteran juga tidak pernah terlambat,” sebutnya.


Selain di Koto Gadang Guguak, air PDAM juga sering mati di Perumnas Griya Arosuka Tahap 1 dan dan 2. Kemudian di Nagari Jawi-Jawi Guguak, Koto Baru, Talang, Cupak dan lainnya. “Kalau di Perumnas Arosuka air PDAM hanya hidup jam 5 sore hingga pagi hari. Padahal kita butuh air siang hari,” terang Nita (35 tahun), warga Perumnas. 


Hal yang sama juga disampaikan David (40 tahun) warga Perumnas Arosuka. Di mana pihaknya menyampaikan keluhan terkait tidak lancarnya penyaluran air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di daerah itu. Selain di Perumnas, air PDAM juga sering mati ke RSUD Arosuka sehingga banyak pasien yang mengeluhkan bau kamar kecil. 

“Air PDAM di daerah itu sering mati, bahkan dalam beberapa bulan terakhir tidak mengalir ke dalam rumah sakit dan kali di depannya juga tidak ada air. Sehingga pengunjung rumah sakit terpaksa harus mandi dan mencuci di sungai ke luar rumah sakit,” sebut Siwal. 

Selain itu di daerah tersebut juga terdapat sejumlah lokasi pipa PDAM bocor yang perlu tindakkan dari pihak terkait.

Sementara Dirut PDAM Kabupaten Solok, Ardinal kepada KORAN PADANG menyebutkan, seringnya air mati disebabkan selain sumber air yang sudah berkurang, juga banyaknya terdapat pipa induk dari PDAM yang bocor dan sudah satu bulan dalam perbaikan. Bahkan pada hari raya terjadi kebocoran di sumber penampungan PDAM. “Khusus untuk Koto Gadang Guguak, pihak kita sudah tiga hari kerja perbaikan pipa yang bocor. Hari ini sedang perbaikan di Sarimanggis dan InsyaAllah nanti malam bisa mengalir,” jelasnya. 

Menurut Ardinal, terkait tidak lancarnya penyaluran air di daerah itu disebabkan kondisi pipa yang tidak sanggup lagi menyuplai air untuk banyaknya pelanggan sehingga harus ada penggantian pipa yang lebih besar. Apalagi sekarang jumlah pelanggan semakin banyak karena adanya program pemasangan air PDAM gratis ke rumah warga dan masih banyak warga yang enggan membayar. “Semoga ke depan pelayanan dari kita semakin baik,” harapnya. (wan)

Next Post

Pemkab Solok Gelar MoU dengan Pihak Balitbu dan BPTP Sumbar

Sel Mei 18 , 2021
SOLOK, KP – Pemerintah Kabupaten Solok, Senin (17/5) melakukan nota […]