20 Juni 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

DIDUGA TAMBANG ILEGAL, Polres Pasaman Amankan Dua Excavator

LUBUKSIKAPING,KP-Tim opsnal Reskrim Polres Pasaman mengungkap kasus dugaan penambangan liar atau ilegal, di dua lokasi berbeda di Kecamatan Rao Utara, Kabupaten Pasaman, Senin lalu (7/6). Informasi yang dihimpun KORAN PADANG, dalam pengungkapan tersebut tim opsnal mengamankan dua unit alat berat (excavator) merek Kobelco dan Komatsuyang sedang mengambil material galian C diduga tidak dilengkapi dengan Izin pertambangan (IUP, IPR, ataupun IUPK) di daerah Mangkaih Nagari Koto Rajodan Batang Lubu, Nagari Koto Nopan, Kecamatan Rao Utara.

Selain, mengamankan dua unit alat berat, polisi juga mengamankan 2 operator alat berat tersebut dan 1 orang pelaksana lapangan. Dikabarkan, dua unit excavator yang tengah mengeruk material itu diduga milik kontraktor berinisial J alias JA. Penangkapan tersebut dilakukan oleh tim opsnal reskrim dan dipimpin langsung Wakapolres Pasaman, Kompol Yufrinaldi.

Disinyalir, material ilegal jenis pasir dan batu yang dikeruk itu digunakan untuk kebutuhan pengerjaan kontruksi pemeliharaan Berkala Jalan Gunung Manahan-Sopo Duo Kecamatan Rao Utara (DAK Jalan Penugasan) tahun 2021 dengan pagu anggaran sekitar Rp8,8 miliar yang tendernya dimenangkan oleh perusahaan PT ‘ATR’.

Saat ini, satu unit alat berat (excavator) merk Kobelcosudah diamankan di Mapolsek Rao sebagai Barang Bukti (BB).Sedangkan, satu unit alat berat merk Komatsu masih belum dievakuasikarena masih berada di daerah Batang Lubu Nagari Koto Nopan, Kecamatan Rao Utaradan sudah diberi garis polisi (police line).Sementara, 2 operator alat beratdan 1 orang pelaksana lapangan saat ini masih diamankan di Mapolres Pasaman untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Kapolres Pasaman, AKBP Dedi Nur Andriansyah saat dihubungi KORAN PADANG, Selasa (8/6), mengatakan pihaknya masih fokus melakukan evakuasi terhadap satu unit alat berat yang masih berada di daerah Batang Lubu Nagari Koto Nopan, Kecamatan Rao Utara tersebut.(nst)