20 Juni 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Insya Allah, Idul Adha Tetap Semarak

SEBENTAR lagi umat muslim bakal merayakan Idul Adha. Karena pandemi covid-19 belum berakhir, hampir dapat dipastikan pemerintah daerah tidak memfasilitasi pelaksanaan Salat Idul Adha, sama halnya seperti Salat Idul Fitri lalu.

Namun, pengurus masjid, musala, ataupun kesepakatan kampung, RT dan RW bisa melaksanakan Salat Idul Adha nantinya dengan mematuhi aturan protokol kesehatan, bermasker dan menjaga jarak.

Tak perludibesar-besarkan keputusan lembaga pemerintahan tidak memfasilitasi Salat Idul Adha seperti yang telah menjadi keputusan Pemko Payakumbuh. Jika Lapangan Poliko Payakumbuh tak isa digunakan, Salat Idul Adha masih bisa dilaksanakan di masjid, musala, lapangan,maupun halaman lembaga pendidikan dari SD sampai perguruan tinggi.

Lebih banyak lapangan dengan jemaah makin menyebar tentu semakin semarak. Peranan pengurus masjid, musala, bersama tokoh masyarakat sangat menentukan suksesnya ibadah Salat Idul Adha di Sumatra Barat. Begitu juga ormas Islam terbesar, Muhammadiyah, Perti, NU jelas mensupport pelaksanaan ibadah Idul Adha agar selalu disemarakkan. Cukuplah naik haji ke Mekah yang masih juga belum ada kejelasannya, namun Salat Idul Adha jangan sampai tak kita laksanakan pula.

Selesai Salat Idul Adha, dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban. Tetap terapkan prokes. Penyembelihan hewan kurban merupakan pertanda kebesaran Allah yang diperihatkan pada Nabi Ibrahim yang diperintah menyembelih anaknya, Ismail namun dalam sekejap Allah ganti dengan qibas (sejenis domba). Allah memang Maha Berkuasa, tak tertandingi oleh siapapun juga.

Kita sebagai umat Islammarilah selalu taat pada perintah Allah. Termasuk pelaksanaan ibadah Salat Idul Adha yang Insya Allah jatuh pada Selasa 20 Juli nanti. Pengurus masjid dan mushala,ninik mamak, pemuda, dan tokoh masyarakat tentu selalu seiya sekata dalam pelaksanaan IdulAdha. Insya Allah, ibadah Idul Adha kita tetap semarak. *