20 Juni 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

REKA ULANG KASUS PEMBUNUHAN DI SANTOK, Pelaku Sakit Hati Karena Dihina Dekat Istri

PARIAMAN, KP – Jajaran SatreskrimPolres Pariaman menggelar reka ulang kasus pembunuhan yang terjadi di Dusun Tebing Hilir, Desa Santok, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman dengan memperagakan 15 adegan di Tempat Kejadian Perkara, Kamis (10/6). Dalam kasus ini, kepala Dusun Santok bernama Baharuddin (62 tahun) ditetapkan sebagai tersangka atas pembunuhan terhadap korban bernama Herman (60 tahun), pada Selasa lalu (25/6) sekitar pukul 09.15 WIB.

Kasatreskrim Polres Pariaman, AKP Elvis Susilo mengakatanreka ulang kasus pembunuhan itu dilakukan setelah keluarnya hasil penyidikan sekaligus untuk melengkapi berkas perkara. Menurutnya, rekontruksi yang memperagakan 15 adegan itu dilaksanakan sesuai urutan peristiwa.

“Dalam rekontruksi initersangka memperagakan langsung pembunuhan terhadap korban. Sedangkan motif pembunuhan karena tersangka sakit hati dihina dengan kata-kata yang tidak pantas oleh korban. Sebab, saat korban melontarkan kata-kata hinaan, tersangka ini didekat istrinya dan tersangka merasa sangat direndahkan,” ungkapnya.

Sehingga, lanjut Elvis, tersangka secara spontan mengambil parang dari dalam warung milik tersangka dan menebaskannya pada korban. Dalam adegan itu, pelaku pertama kali menebaskan parang muka korban namun tidak kena karena korban menghindar. Kemudian pelaku menebaskan lagi ke leher korban hingga korban tersungkur di atas sepeda motornya dan meninggal di lokasi kejadian.

“Sebelumnya antara mereka berdua memang sudah ada pertikaian juga. Saat itu korban di salah satu warung pernah mengajak anak-anak main koa kemudian dilarang tersangka,” terangnya.

Ditambahkannya, dalam kasus pembunuhan ini tidak ada unsur perencanaan, hanya emosi sesaat saja dan spontan mengambil parang yang memang biasa diletakkan di belakang pintu warung. “Pasal yang diancamkan 338 KUHP dengan kurungan di atas 5 tahun maksimal 12 tahun penjara,”pungkas AKP Elvis. (war)