20 Juni 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Ujian Perdana Kandidat Juara

ROMA, KP – Pertandingan pembuka EURO 2020 (2021) antara Turki vs Italia akan digelar di Stadion Olimpico, Roma, Sabtu dinihari WIB nanti (12/6/2021) mulai pukul 02.00 WIB. Laga Grup A Piala Eropa tersebut dapat disaksikan melalui siaran langsung RCTI maupun live streaming Mola TV.

Italia adalah salah satu kandidat juara pada turnamen yang sempat tertunda pelaksanaannya akibat pandemi covid-19 ini. Bermain di kandang sendiri dan telah diperbolehkannya suporter berada di stadiontentu menjadi keuntungan tersendiri bagi skuat Azzurri. Di samping itu, catatan impresif Italia bersama Roberto Mancini juga patut menjadi perhatian.

Sejak menukangi Timnas Italia pada Mei 2018 silam, Mancini total sudah memimpin anak asuhnya dalam 32 pertandingan. Dalam periode tersebut, persentase kemenangan Gli Azzurri cukup bagusyakni 71,88 persen. Atau lebih tepatnya membukukan 23 kemenangan, 7 imbang, dan hanya 2 kali menelan kekalahan.

Grafik Timnas Italia bersama Mancini juga terlihat terus meningkat. Dua kekalahan yang diderita Italia di bawah Mancini seluruhnya terjadi tahun 2018atau pada masa awal kepelatihannya. Rangkaian hasil minor itu mereka dapatkan semuanya dalam laga away, yaknikalah 3-1 di markas Prancis saat laga ujicobalalu takluk 1-0 di kandang Portugal dalam ajang UEFA Nations League (UNL).

Sedangkan 4 dari 7 hasil imbang pun diperoleh pada tahun 2018. Total dari 9 pertandingan pada tahun 2018, Mancini hanya meraih 3 kemenangan sajayakni dalam 2 laga ujicoba kontra Arab Saudi (2-1) dan Amerika Serikat (1-0), serta 1 laga di UNL melawan Polandia (1-0).

Masuk tahun 2019, Italia meraih 10 kemenangan dari total 10 pertandingan yang semuanya merupakan ajang Kualifikasi EURO 2020. Menyusul tiga hasil imbang lain terjadi tahun 2020di kompetisi UNL.Sementara pada tahun 2021 ini, Italia berhasil menyapu bersih kemenangan dari 5 pertandingan yang dilakoni. Mereka juga selalu mencatat clean sheet alias tanpa kebobolan.

‘Tim kuda hitam’ Turki tentu wajib mewaspadai performa impresif Timnas Italia tersebut. Terlebih Italia termotivasi hendak menebus kegagalan lolos ke Piala Dunia 2018 laludengan prestasi gemilang di turnamen besar kali ini.

”Italia tim dengan kekuatan yang besar, dan kami harus benar-benar fokus. Kami menganalisis satu per satu pertandingan mereka. Kami juga melihat sampai detail terkecil dari permainan lawan kami,” ucap kiper Turki, Ugurcan Cakir.

Di sisi lain performa Turki juga tidak bisa dipandang remeh. Tahun 2021 iniTurki sudah melakoni 6 pertandingan dan tak satupun berakhir dengan kekalahan. Tim asuhan Senol Gunes total mengemas 4 kemenangandan 2 hasil imbang melawan Latvia dan Guinea.

Salah satu performa impresif Turki mereka tunjukkan pada bulan Maret lalusaat memetik kemenangan atas tim kuat Belanda dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2022. Mereka menang dengan skor 4-2, di antaranya lewat hattrik yang dicetak Burak Yilmaz. Di samping itu Turki juga sempat membukukan kemenangan besar 3-0 atas Norwegia.

Satu hal lain yang perlu diperhatikan adalah tim besutan Senol Gunes sudah relatif paham dengan pola permainan Italia. Hal ini berkat adanya sejumlah penggawa Timnas Turki yang berkiprah di kompetisi Serie A Italia, sebut saja seperti: Hakan Calhanoglu, Merih Demiral, Mert Muldur, dan Kaan Ayhan.

”Turki punya pemain yang hebat dan pertandingan nanti tidak akan mudah bagi kami. Tapi kami juga sadar dengan kekuatan dan posisi kami sendiri. Dengan dukungan penonton di stadion, kami akan berusaha meraih kemenangan,” sebut gelandang Italia, Manuel Locatelli.

PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN:

Turki: Mert Gunok; Zeki Celik, Merih Demiral, Caglar Soyuncu, Mert Muldur; OzanTufan, Okay Yokuslu; Hakan Calhanoglu, Cengiz Under, Yusuf Yazici; Burak Yilmaz | Pelatih: Senol Gunes

Italia: Gianluigi Donnarumma; Alessandro Florenzi, Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini, Leonardo Spinazzola; Jorginho, Marco Verratti, Nicolo Barella; Federico Chiesa, Lorenzo Insigne, Ciro Immobile | Pelatih: Roberto Mancini. (ak/*)