27 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Terkait Mobil Ambulans, Walinagari Muara Panas Buat Video Klarifikasi

SOLOK,KP – Wali Nagari Muara Panas, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok, Ferry Efendimembuat video klarifikasi, terkait penarikan mobil ambulans Nagari Muaro Paneh dan 8 mobil ambulans nagari lainnya di Kabupaten Solok.

Dalam video berdurasi 20 menit 50 detik yang beredar di media sosial tersebut,Ferry Efendi menyebutkan, video ini bukanlah sebagai tandingan terhadap video yang dibuat Bupati Solok Epyardi Asda yang beredar luas di media sosial.

“Video ini bukan untuk tandingan video dari Bupati Solok,tetapi untuk meluruskan hal yang sebenarnya dan ingin menjelaskan secara rinci,” sebut Ferry Efendi, Minggu (13/6).

Dalam video tersebut, Ferry Efendijuga membantah jika ia tidak mau meminjamkan mobil ambulans kepada lawan politiknya. “Tuduhan itu tidak benar dan saya siap dipertemukan dengan orang tersebut kalau mereka merasa dirugikan,” tutur Ferry Efendi.

Pihaknya juga mengaku, tidak ada sok-sokan dan patentang patenteng di nagari kepada warga dengan menggunakan mobil ambulans seenaknya.Namun pihaknya juga tidak membatah kalau pernah menggunakan ambulans untuk fitnes, itupun kalau hari hujan dan cuaca buruk. Tetapi juga digunakan untuk kepentingan di dalam nagari,seperti membawa orang sakit dan membawa mayat ke TPU kalau jauh dari rumah duka.

Ferry Efendi juga meminta maaf kepada 8 nagari yang ambulansnya juga ditarik karena perilakunya disorot tajam bupati.

Idealnya kalau mobil ambulans mau ditarik juga,sebaiknya mobil-mobil ambulans nagari Muara Panas saja,nagari lain tidak usah karena akan merugikan masyarakat dan gunanya sangat banyak. “Harusnya mobil nagari saya saja yang ditarik,itupun kalau saya dianggap melanggar,bukan imbasnya ke nagari lain,” papar Ferry Efendi.

Pihaknya juga menjelaskan, Bupati Solok dipilih masyarakat dan dia sebagai walinagari juga pilihan masyarakat.

Kepada Bupati,Walinagari juga berpesan agar melupakan masa Pilkada. “Biduak lalu kiambang batawik. Lupakan Pilkada dan perbedaan,mari saling merangkul.Kalau tidak kapan lagi bapak bupati mau membangun Solok, ” harap Ferry Efendi.

Dia juga meminta Bupati Solok untuk membangun jalan Nagari Muara Panas yang sudah rusak bertahun-tahun.Walinagari tegas ini juga menyebutkan sudah sering dituntut masyarakat terkait buruknya akses jalan Kabupaten di depan kantor walinagari dan kantor camat. (wan)