BPR Jam Gadang Resmi Konversi Ke Bank Syariah

BUKITTINGGI, KP – Setelah penantian cukup panjang, akhirnya PT BPR Jam Gadang resmi konversi dari Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dengan sistem konvensional ke Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS).

Konversi itu ditandai dengan diserahkannya Salinan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor : KEP-76/D.03/2021 tanggal 27 Mei 2021 tentang Pemberian Izin Perubahan Kegiatan Usaha Bank Perkreditan Rakyat PT BPR Jam Gadang menjadi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah PT. BPRS Jam Gadang Perseroda oleh Kepala OJK Perwakilan Sumatra Barat Misran Pasaribu, kepada Walikota Bukittinggi H.Erman Safar. Acara yang turut dihadiri Komisaris Utama BPRS Jam Gadang Rismal Hadi, Direktur Utama Feri Irawan dan Dewan Pengawas Syariah BPRS Jam Gadang Syariah Perseroda Buya Gusrizal Gazahar itu di Kantor OJK Provinsi Sumatra Barat Jalan Khatib Sulaiman Padang, Kamis (3/6).

Walikota Bukittinggi H. Erman Safar selaku pemegang saham pengendali PT BPRS Jam Gadang Perseroda pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada Dewan Komisioner OJK melalui Ketua OJK Sumatra Barat dengan didapatkannya izin perubahan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Jam Gadang tersebut.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Dewan Komisioner OJK dengan telah dikeluarkannya izin perubahan PT BPR Jam Gadang menjadi PT BPRS Jam Gadang Perseroda. Kami akan menindaklanjuti nantinya catatan-catatan yang telah disampaikan, kami akan membuatkan program dan produk-produk yang inovatif. Sehingga kehadiran BPR Syariah Jam Gadang ini mampu menjawab permasalahan dengan hadirnya lembaga- lembaga keuangan non bank swasta yang tak berizin,” ujarnya.

Di mana mereka kata dia, menguasai pasar sekarang dengan biaya sangat luar biasa membebani. “Saya akan berperan langsung menghimpun pertumbuhan nasabah, kita juga akan ekspansi menambah luasan market, tidak hanya mungkin beroperasi di Bukittinggi saja, karena kita sudah syariah dan semangat kita bisa total di sini,” sebutnya.

Kemudian Wako Erman Safar juga mengungkapkan bahagianya dengan adanya Buya Gusrizal Gazahar selaku Dewan Pengawas Syariah PT BPRS Jam Gadang. “Kami juga merasa bahagia sekali dengan adanya Buya di BPRS. Kalau dahulu isinya mungkin kita-kita orang yang miskin ilmu agama, sekarang ada buya yang akan menuntun kami, menuntun seluruh kegiatan dan tahapan bisnis keuangan yang akan dijalankan Pemko. Sehingga nanti kita bisa selamat dunia dan akhirat,” tuturnya.

Sementara itu Direktur PT BPRS Jam Gadang, Feri Irawan juga merasa bersyukur dengan telah disetujuinya OJK untuk konversi dari sistem perbankan konvensional kepada perbankan syariah. “Konversi ke bank syariah ini dilakukan agar sesuai syariah, karena soal riba dan untuk mengakomodir harapan nasabah, manajemen dan pemegang saham. Di mana setiap RUPS/LB  beberapa tahun terakhir selalu muncul menjadi bahasan. Dengan telah disetujuinya OJK, maka kita akan segera dan secepatnya memulai operasional dengan sistem perbankan syariah. Semoga saja dengan konversi ini BPRS Jam Gadang bisa lebih berkembang lagi,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut Kepala OJK Perwakilan Sumatra Barat juga menyerahkan Salinan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-75/D.03/2021 tertanggal 25 Mei 2021 untuk konversi Bank Perkreditan Rakyat PT BPR Sungai Puar menjadi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah PT BPR Sungai Puar Syariah. (eds)

Next Post

Inspektorat Bukittinggi Raih Penghargaan Peningkatan Kapabilitas APIP Level 3

Ming Jun 6 , 2021
BUKITTINGGI, KP – Inspektorat Kota Bukittinggi berhasil meraih penghargaan Peningkatan […]