Nasib Tragis ‘Duo’ Milan

MILAN, KP – Nasib tragis dialami dua tim asal Kota Milan dalam laga perdana Liga Champions musim 2021-2022, Kamis (16/9). Inter Milan dipecundangi Real Madrid, sementara AC Milan dipermalukan Liverpool.

Sebiji gol Rodrygo Goes menjadi penentu hasil akhir Inter Milan vs Real Madrid di Stadion Giuseppe Meazza. Alhasil, misi Inter Milan membalas dua kekalahan dari Real Madrid pada fase grup Liga Champions musim lalu terpaksa gagal total akibat kalah 0-1.

Padahal, Inter yang bermain di hadapan ribuan pendukungnya, sejatinya lebih mendominasi serangan sejak awal babak pertama. Anak asuh Simone Inzaghi tersebut bahkan sanggup menciptakan sejumlah peluang emas mencetak gol.

Kesempatan emas pertama sudah datang saat pertandingan baru berumur 9 menit. Edin Dzeko yang menerima umpan terobosan dari Lautaro Martinez, berkesempatan membuka skor andai bola tembakannya tidak digagalkan kiper Thibaut Courtouis dan menghasilkan sepak pojok.

Courtois kembali melakukan penyelamatan gemilan sepuluh menit berselang. Kali ini giliran bola sundulan Lautaro Martinez hasil umpan silang Ivan Perisic yang dengan sigap ditepisnya. Lagi-lagi gawang Madrid masih aman.

El Real bukannya tanpa perlawanan. Akan tetapi, serangan melalui trisula Vinicius Junior, Karim Benzema, dan Lucas Vazquez, acap kali mentah di depan lini belakang I Nerazzurri yang dikomandoi Stefan De Vrij.

Kesempatan terbaik Madrid pada babak pertama hadir pada menit ke-36 ketika Ede Militao tanpa kawalan menyambut umpan sepak pojok Luka Modric. Akan tetapi, bola sundulan Militao masih melebar dari gawang Samir Handanovic.

Inter membalas melalui dua peluang beruntun satu menit setelahnya. Diawali umpan sepak pojok Nicolo Barella, bola sundulan Lautaro masih tipis melebar dari gawang. Tak sampai semenit, giliran bola sepakan Marcelo Brozovic yang juga tipis menyamping.

Upaya Inter membuka skor terus mengalami kegagalan sampai wasit Daniel Siebert asal Jerman meniup peluit tanda babak pertama berakhir. Skor imbang tanpa gol tak berubah sepanjang babak pertama.

Pada paruh kedua, Inter masih memegang kendali permainan. Babak kedua berjalan sepuluh menit, Courtois lagi-lagi dipaksa kembali melakukan penyelamatan. Inter masih saja mengalami kebuntuan, sedangkan Madrid coba bangkit degan lebih berani keluar menyerang.

Pelatih Inter, Simone Inzaghi, coba melakukan perubahan taktik dengan memasukkan dua pasang pemain sayap, Federco DImarco dan Denzel Dumfries. Keduanya menggantikan Ivan Perisic serta Matteo Darmian pada menit ke-55. Berselang 10 menit, Joaquin Correa dan Arturo Vidal pun diturunkan.

Meski begitu, tetap saja I Nerazzuri belum berhasil menaklukkan gawang Courtois. Dewi fortuna agaknya enggan memihak tuan rumah. Justru keberuntungan memilih Los Blancos sebagai tuannya. Bagaimana tidak, dua pemain pengganti menjadi penentu kemenangan tim tamu pada menit ke-89.

Edouardo Camavinga yang masuk menggantikan Luka Modric, memberi umpan kepada Rodrygo Goes yang lebih dahulu turun menggeser Lucas Vazquez. Bola umpan matang dari Camavinga di dalam kotak penalti tersebut langsung disambar Rodrygo dengan sepakan kaki kiri yang sukses mengoyak gawang Handanovic.

Gol itu menjadi satu-satunya yang tercipta sampai laga Inter Milan vs Real Madrid tuntas. Hasil ini sekaligus membuat Inter gagal membalas dua kekalahan dari lawan yang sama pada fase grup Liga Champions musim lalu.

Namun, yang lebih merasa senang tentunya pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti. Bagaimana tidak, ini menjadi kemenangan perdananya di kandang Inter setelah 6 lawatan sebelumnya selalu kalah dengan beberapa tim berbeda.

LIVERPOOL BEKUK AC MILAN

Sementara itu, AC Milan juga menderita kekalahan di pertandingan pertama babak fase grup B Liga Champions. Menghadapi Liverpool di Stadion Anfield, anak asuh Stefano Pioli itu menyerah dengan skor 2-3 dari The Reds.

Gol-gol yang membawa Liverpool meraih kemenangan tercipta berkat gol bunuh diri Fikayo Tomori (9′) serta aksi Mohamed Salah (48′) dan Jordan Henderson (69′). Adapun gol dari Mohamed Salah dan Jordan Henderson menjadi penanda comeback Liverpool atas AC Milan.

Sebelumnya, AC Milan sempat unggul 2-1 lewat gol Ante Rebic (42′) dan Brahim Diaz 44′).

Kekalahan AC Milan dari Liverpool membuat tim berjuluk Rossoneri itu memperpanjang rekor buruk yang sulit menang melawan tim Inggris pada laga tandang di pentas Liga Champions.

Milan tidak pernah menang dalam sembilan laga tandang Eropa melawan tim Inggris. Rekor mereka adalah 4 kali imbang dan 5 kalah menelan kekalahan. Milan terakhir menang atas tim Inggris pada Februari 2005 saat melawan Manchester United.

Kemenangan The Reds, julukan Liverpool, juga diwarbai oleh catatan gemilang Mohamed Salah. Opta Joe menulis, Salah kini menyamai catatan Gerrard sebagai pencetak gol terbanyak Liverpool di laga Piala Eropa atau Liga Champions yang berlangsung di Anfield. Salah dan Gerrard sama-sama mengoleksi 14 gol. (kcm/snc)

Next Post

Kejari Dharmasraya Tunggu Audit BPKP Sebelum Tetapkan Tersangka

Kam Sep 16 , 2021
DUGAAN KORUPSI PROSES IMB PULAUPUNJUNG, KP – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Dharmasraya masih menunggu hasil audit Badan Pengawas Keuangan Dan Pembangunan (BPKP) dalam menetapkan tersangka perkara dugaan korupsi proses penerbitan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) pada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu setempat. “Prosesnya terus berjalan di BPKP, berapa waktu […]