Panglima TNI Tinjau Vaksinasi Merdeka di UNP

PADANG, KP – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjantodidampingi Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, Kabaharkam Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto, Gubernur Sumbar Mahyeldi, Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Arief Gajah Mada, Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa Putra, dan segenap pejabat Mabes TNI dan Mabes Polrimeninjau pelaksanaan program ‘Vaksinasi Merdeka’ di gedung Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP), Rabu (22/9).

Vaksinasi merdeka ini serentak dilakukan di 96 titik seluruh Indonesia dan dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo secara virtual melalui Zoom Meeting.

Di Kampus UNP sebanyak 3.000 peserta menjadi target vaksinasi baik dari masyarakat umum, remaja maupun mahasiswadengan melibatkan 54 vaksinator dari TNI-Polri kolaborasi Korem 032/Wirabraja dan Polda Sumbar.

Panglima TNI mengatakan bahwa dengan pendekatan kultural, maka masyarakat akan mengikuti apa yang dianjurkantermasuk diantaranya disiplin protokol kesehatan (prokes) dan pentingnya vaksinasi guna mencegah penyebaran covid-19.

Pada kesempatan itu, Panglima TNI juga memantau dan menyapa para peserta vaksinasi secara virtual di 10 Kodim se-jajaran Korem 032/Wbr dengan total target 5.130 orang. Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa stok vaksin yang masih ada agar dihabiskan segera sehingga masyarakat dapat divaksin secara merata.

Panglima TNI menegaskan bahwa kerjasama, sinergi, dan kolaborasi 4 pilar agar terus dilaksanakan dengan baik, selalu dikontrol positivity rate, juga testing dan tracing kontak erat harus diperbanyak.

“Para petugas juga harus terus menyampaikan sosialisasi yang kuat kepada masyarakat tentang pentingnya penggunaan masker supaya kita semua terhindar dari covid-19,” pungkasnya.

Sementara, Rektor UNP diwakili Wakil Rektor IV Prof. Dr. Yasri mengatakan bahwa sebelum adanya vaksinasi merdeka serentak, UNP sudah melaksanakan enam kali kegiatan vaksinasi.

“Target mulanya hanya dosen, tenaga kependidikan, kemudian dilanjutkan dengan mahasiswa dan warga masyarakat. Sedangkan kerjasama UNP dengan polisi merupakan kali yang ketiga,” ujarnya.

Di sela-sela kegiatan vaksinasi tersebut juga dilakukan kegiatan penyerahan sembako kepada masyarakat kurang mampu dan terdampak covid-19 sebanyak 500 paket.

Sebelumnya, kedatangan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Sumbar disambut Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Arief Gajah Mada di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu (22/9).

Panglima TNI saat diwawancara awak media mengatakan program Vaksinasi Merdeka diharapkan bisa mempercepat target suntikan vaksin dua juta per hari. Dia mengajak seluruh elemen di Sumbar mengenjot penyerapan vaksinasi agar bisa mencapai kekebalan komunal.

Panglima TNI juga menyampaikan apresiasi kepada pemda, dinas kesehatan, personel TNI-Polri, relawan dan elemen masyarakat lainnya yang telah bekerja keras menurunkan laju covid-19. Kendati demikian, Panglima TNU menekankan agar tidak lengah dengan penurunan kasus covid-19.

“Ini harus betul-betul bisa dijaga, tetap perkuat prokes, tetap wajib pakai masker dan bagi yang belum vaksin ajak saudara-saudara kita, ajak masyarakat yang masih takut atau ragu-ragu agar mau melaksanakan vaksinasi,” katanya. (mas/fai)

Next Post

Wagub Audy: Kebersihan dan Pelayanan Kunci Pengembangan Pariwisata

Kam Sep 23 , 2021
PADANG, KP – Pengembangan pariwisata Sumbar harus memperhatikan dua faktor utama yang paling diperhatikan wisatawan saat berwisata yaitu kebersihan dan pelayanan. “Pengembangan pariwisata Sumbar ke depan juga harus mempertimbangkan apa yang diinginkan dan dibutuhkan oleh wisatawan seperti kebersihan dan pelayanan yang baik,” kata Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy saat membuka […]