TES SKD CPNS PEMKO PADANG – Tidak Ada Peminat, Empat Formasi Kosong

PADANG, KP – Sebanyak 114 orang peserta tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Padang gagal mengikuti ujian Seleksi Kompetisi Dasar (SKD).

“Dari 114 orang tersebut, enam orang di antaranya gagal ujian karena terlambat datang, selebihnya karena mereka memang tidak datang untuk mengikuti ujian,” ungkap Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi ASN BKPSDM Kota Padang Romy Elfa Segas, Senin (27/9).

Ia mendugapenyebab peserta yang tidak datang mengikuti ujian karena hasil tes PCR-nya reaktif dan memutuskan untuk tidak ikut ujian.

“Padahal jika hasilnya reaktif, mereka masih bisa mengikuti ujian dengan melaporkan kepada kami dan kemudian ikut ujian di waktu yang lain. Bisa jadi mereka tidak mengetahui tentang aturan tersebut. Padahal kami sudah memberikan informasinya,” katanya.

Dikutip dari kompas.com, ujian SKD CPNS Pemko Padang digelar 15-25 September di ruangan CAT BKPSDM Kota Padang. Bagi yang terpapar covid-19, ujian digelar pada 26 September dan diikuti enam peserta dengan rincian enam orang CPNS serta satu orang PPPK.

Romy mengungkapkan, ada empat formasi yang tidak ada pelamarnya. Tiga formasi untuk formasi disabilitas dan satu di Dinas Perhubungan. Untuk formasi disabilitas akan diisi dari formasi umum sedangkan untuk formasi di Dinas Perhubungan akan tetap kosong.

“Untuk formasi disabilitas itu bisa diganti dengan umumkarena sama dan yang membedakannya hanya disabilitas saja. Sedangkan untuk di dinas perhubungan tidak bisa diganti dan akan tetap kosong,”ujarnya.

Untuk pengumuman hasil ujian, katanya, masih menunggu dari BKN. Diperkirakan hasilnya akan diumumkan setelah semua instansi selesai menggelar ujian SKD. Namun, peserta sudah bisa mengetahui hasil ujiankarena langsung keluar.

Seperti diketahui, Pemko Padang membuka 118 formasi CPNS, 12 formasi PPPK non-guru dan 476 formasi PPPK guru. (kcm)

Next Post

Padang Bertekad Raih Penghargaan KLA Utama

Sen Sep 27 , 2021
PADANG, KP – Pemko Padang bertekad meraih penghargaan Kota Layak Anak (KLA) kategori Utama pada tahun 2022. Semangat itu muncul saat Walikota Padang Hendri Septa membuka Pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA) di lingkup Pemko Padang, Senin (27/9). “Padang sudah empat kali berturut-turut meraih penghargaan KLA kategori Nindya, saatnya kita menoleh […]