TMMD ke-112 Resmi Dilaksanakan di Kabupaten Solok

SOLOK, KP – Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Audy Joinaldy, membuka secara resmi TNI Manunggal Membangun Desa/Nagari (TMMD) Ke-112 di wilayah Kodim 0309/Solok. Pembukaan itu dipusatkan di Ruang Solok Nan Indah Arosuka, Rabu (16/9), dengan dihadiri Bupati Solok diwakili Asisten Eksbangkesra Medison, Danrem 032 diwakili Kaster Kasrem 032/Wirabraja, Kolonel Kavaleri Husnizon, Dandim 0309/Solok Letkol Arm Reno Triambodo. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir, Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Solok, Ketua Persit Kartika Candra Kirana Cab.63, para Kepala SKPD di Lingkup Pemda Solok, Unsur Forkopimda Kabupaten Solok, Pimpinan BUMN dan BUMD Kabupaten Solok dan lainnya.
Dandim 0309/Solok Letkol Reno Triambodo selaku Dansatgas TMMD dalam laporannya menyampaikankegiatan TMMD ini bertujuan untuk membantu membangun di daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan baik bersifat fisik maupun non-fisik.
DIjelaskannya, Pra TMMD ke- 112 TA 2021 dilaksanakan 20 Agustus hingga 14 September 2021 sedangkan TMMD dilaksanakan 15 September hingga 14 Oktober dengan melibatkan personel TNI, POLRI, Pemda Kabupaten Solok, Kejari dan lainnya.
Bupati Solok diwakili Asisten Eksbangkesra Medison menyampaikan, dengan ada Program TMMD/N pihaknya bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran TNI yang telah membantu terwujudnya perubahan sangat berarti bagi pembangunan di Kabupaten Solok.
“Kemajuan program TMMD ini dapat dilihat dalam program pra manunggal, meskipun dalam tahap pengerjaan semua berjalan dengan baik sesuai rencana dan target yang telah disusun,” sebut Medison.
Operasi bhakti TNI dalam program TMMD/N ke-112 di Nagari Koto Sani dan Tanjung Alay Kecamatan X Koto Singkarak itu di samping sebagai upaya pembebasan daerah dari kondisi keterisolirannya, juga merupakan sebuah rajutan jalinan silaturahmi antara TNI dan rakyat.
“Dengan adanya program TMMD ini tentunya dapat membebaskan/mengetaskan Nagari Koto Sani dan Nagari Tanjung Alay dari ketertinggalanya dalam hal insfrastruktur, sarana dan pra sarana ekonomi dan membangkitkan percaya diri masyarakat sehingga dapat mensejajarkan nagari dengan nagari lain di Kabupaten Solok,” terang Medison.
Pihaknya mengajak saling membantu dan bahu membahu dalam menyukseskan program TMMD/N itu sehingga pada akhirnya semua program yang telah disusun dapat mencapai target yang sudah direncanakan bersama.
Sementara, Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy menyampaikan Program lintas sektoral antara TNI dengan Kementerian, Lembaga Non Kementerian (LPNK), pemerintah daerah dan komponen masyarakat lainnya dengan tujuan meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah guna masyarakat lebih baik dan mandiri. “Program TMMD dapat meningkatkan akslerasi pembangunan di daerah untuk kepentingan pertahanan negara dan mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh guna memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,” sebut Audy.
Dijelaskannya, program TMMD dilaksanakan TNI bersama Kementerian Dalam Negeri dan masyarakat merupakan wujud dari visi Presiden Joko Widodo. Kegiatan itu dilaksanakan 3 kali setahun pada 5 lokasi, salah satunya di Kabupaten Solok selama 1 bulan dari 15 September dan ditutup pada 14 Oktober. Kegiatan telah diawali dengan Pra TMMDsejak 20 agustus 2021 Lalu. “Saya berharap dengan adanya TMMD dapat mempercepat proses pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat daerah,” papar Audy.
Wagub berharap TMMD ke-112 dapat mencapai hasil maksimal sebagaimana yang diharapkan serta sejalan dengan semangat yang terkandung dalam tema TMMD ke 112 tahun 2021 yakni ‘TMMD wujud sinergi membangun negeri’.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan dari Pemprov Sumbar yang diserahkan Wagub Audy kepada Dandim 0309/Solok dan penyerahan bibit tanaman buah dari Pemkab Solok kepada Dandim 0309 Solok serta peneyerahan bantuan 100 sak semen dari pimpinan Bank BNI Cabang Solok kepada Dandim 0309/Solok. (wan)

Next Post

PMI Akui Kekurangan Stok Darah di Sejumlah Daerah

Kam Sep 16 , 2021
JAKARTA, KP – Ketua Bidang Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Dr. Linda Lukitari mengungkapkan stok darah yang ada di sejumlah daerah telah mengalami penurunan selama masa pandemi covid-19. “Di tahun 2021 sampai September ini, memang ada penurunan. Tidak bisa mencukupi semua, ada di beberapa daerah,” kata Linda dalam […]