UNP Kukuhkan Enam Guru Besar

PADANG, KP – Universitas Negeri Padang (UNP) kembali mengukuhkan enam guru besar di Auditorium Kampus Induk UNP Air Tawar, Senin (27/9). Acara dihadiri rektor bersama jajaran pimpinan universitas dan fakultas, civitas akademika, dan keluarga para guru besar dengan mengikuti protokol kesehatan covid-19.

Adapun enam guru besar yang dikukuhkan berasal dari dua fakultas, yaitu Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam – FMIPA) dan Fakultas Teknik (FT). Guru besar yang dikukuhkan dari FMIPA yakni Prof. Dr. Yerizon, M.Si (bidang Pendidikan Matematika), Prof. Dr. Abdul Razak, M.Si (bidang Zoologi dan Ekologi Hewan), dan Prof. Dr. Azwir Anhar, M.Si (bidang Ekofisiologi Tanaman). Sedangkan dari Fakultas Teknik (FT) adalah Prof. Dr. Usmeldi, M.Pd (Bidang Pendidikan Fisika), Prof. Ir. Syahril, M.Sc. Ph.D (Bidang Pendidikan Teknologi dan Vokasi, keahlian Manufaktur), dan Prof. Dr. Wakhinuddin Wakhid, M.Pd (Bidang Evaluasi Pembelajaran Teknik).

Dengan bertambahnya 6 orang guru besar ini, berarti UNP saat ini telah memiliki sebanyak 70 orang Guru Besar.

Rektor UNP Prof Ganefrimengatakanpengukuhan guru besar bukanhanya sebuah formalitas dari tradisi akademik di sebuah perguruan tinggi, tetapi bagi UNP memberikan makna positif dan penguatan bagi lembaga.

“Kita menuju Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) dan diperkiraakan Oktober disahkan Presiden RI melalui Peraturan Pemerintah (PP) tentang Statuta PTBH UNP,” ujar Ganefri.

Selain itu, lanjutnya, pengukuhan Guru Besar ini juga memberikan kontribusi untuk pencapaian Indikator Kinerja Utama UNP serta memberi nilai tambah untuk konversi akreditasi UNP menjadi perguruan tinggi unggul di tahun ini.

Pada acara itu masing-masing guru besar yang meraih gelar profesor tersebut juga menyampaikan orasi ilmiah dalam bidang keahliannya masing-masing. (mas)

Next Post

TES SKD CPNS PEMKO PADANG - Tidak Ada Peminat, Empat Formasi Kosong

Sen Sep 27 , 2021
PADANG, KP – Sebanyak 114 orang peserta tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Padang gagal mengikuti ujian Seleksi Kompetisi Dasar (SKD). “Dari 114 orang tersebut, enam orang di antaranya gagal ujian karena terlambat datang, selebihnya karena mereka memang tidak datang untuk mengikuti ujian,” ungkap Kabid […]