3.330 UMKM di Bukittinggi Dapat Bantuan Program BPUM

BUKITTINGGI, KP – Sebanyak 2.330 pelaku UMKM di Kota Bukittinggi mendapat program Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM). Untuk itu, Kementerian Koperasi dan UKM melakukan monitoring terhadap penerima program tersebut di Kota Bukittinggi. Monitoring dilaksanakan di Istana Bung Hatta yang dihadiri pemerintahan pusat, provinsi, dan Pemko Bukittinggi, Selasa (12/10).

Walikota BukittinggiErman Safar didampingi Kabid PerdaganganDinas Koperasi UKM dan Perdagangan Mira Rosy Yantimengapresiasi bantuan untuk UKM melalui program BPUM itu. Sebab, program stimulus itu sangat membantu pelaku usaha di bidang UKM yang terdampak pandemi.

“Terdapat 7.454 UMKM yang tersebar di tiga kecamatan di Kota Bukittinggi. Tahun ini ada 3.330 pelaku usaha yang dapat bantuan,” kata wako.

Ditambahkannya, ada 2.762 pelaku usaha lagi yang belum mendapat realisasi BPUM dan diharapkan segera dibantu dengan program selanjutnya.

“Kami berharapprogram ini berlanjut di tahun depan. Kami juga meminta program bimbingan dari kementerian agar dapat menata mindset pelaku usaha kita menjadi pengusaha besar,” kata Erman Safar.

Sementara, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumbar Nazwir menjelaskan monitoring itu diikuti oleh 11 pokja dari 11 kabupaten kota se-Sumbar.

“Hingga saat iniBanpres Produktif Usaha Mikro untuk Sumatra Barat telah disalurkan sebanyak Rp338,9 miliar yang didistribusikan kepada 282 ribu lebih UKM,” katanya.

Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Edi Syatria menjelaskansejak April 2020, pemerintah pusat telah memberikan bantuan stimuluskepada pelaku usaha yang terdampak pandemi covid-19, salah satunya melalui Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM).

“Bantuan berupa hibah ini pada tahun 2020 lalu diberikan kepada masing-masing pelaku usaha Rp2,4 juta dan tahun 2021 inisetiap pelaku usaha mendapat bantuan Rp1,2 juta. Penurunan inididasarkan pada alokasi program pemulihan ekonomi nasional,” katanya.

Namun demikian, lanjutnya, jumlah penerima tidak berkurang dari tahun lalu. Ia berharap Banpres itu bermanfaat bagi UKM dalam menjalankan usaha dan memperbaiki perekonomian. (ant)

Next Post

Ikaboga Diminta Dorong Pertumbuhan Pengusaha Kuliner yang Berdaya Saing

Rab Okt 13 , 2021
PADANG, KP – Ikatan Ahli Boga (Ikaboga) Sumbar diharapkan bisa mendorong perekonomian daerah di masa pandemi dengan menumbuhkan pengusaha sektor kuliner yang berdaya saing. “Di masa pandemisektor kuliner menjadi salah satu usaha yang terus tumbuh. Bahkan di platform digital pertumbuhannya cukup signifikan sehingga bisa diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” kata […]