Dekranasda Bukittinggi Studi Banding Ke Dekranasda Provinsi Riau

BUKITTINGGI, KP – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bukittinggi lakukan studi banding ke Dekranasda Provinsi Riau, Senin (25/10). Rombongan yang dipimpin langsung Ketua Dekranasda Kota Bukittinggi Ny. Fiona Erman Safar yang juga turut didampingi Wakil Ketua Ny.Eva Marfendi, Ketua Harian, Sekretaris dan Ketua Bidang serta pengurus Dekranasda Kota Bukittinggi itu disambut hangat Ketua Harian Dekranasda Provinsi Riau Asrizal dan Sekretaris Dekranasda Prov. Riau Risma serta Kepala Bidang dan Kepala Seksi di lingkungan Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan UKM Provinsi Riau di Aula Kantor Dekranasda Jalan Sisingamangaraja Pekanbaru.

Ny. Fiona Erman Safar dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kesediaan dan sambutan yang diberikan Dekranasda Provinsi Riau terhadap kunjungan yang dilakukan. Kemudian Ny. Fiona juga menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan tersebut dalam rangka menambah ilmu para anggota dan pengurus Dekranasda guna meningkatkan dan pemberdayaan masyarakat khususnya UMKM di Bukittinggi.

“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan Dekranasda Provinsi Riau, di mana kunjungan ini dimaksudkan guna mempelajari dan meningkatkan  pengetahuan pengurus Dekranasda untuk pemberdayaan masyarakat kami, khususnya bidang UMKM,” ujarnya.

Kemudian Ny. Fiona juga menyampaikan kondisi Bukittinggi sebagai kota tujuan wisata yang penduduknya juga mempunyai sumber penghasilan dari membuat bordiran, batik, sanjai dan kuliner lainnya. Dengan melakukan studi banding itu ia berharap agar Dekranasda Bukittinggi bisa memberi semangat baru dan membuka pikiran baru dalam upaya meningkatkan UMKM di Bukittinggi.

Sementara itu Ketua Harian Dekranasda Provinsi Riau, Asrizal yang juga merupakan Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan UKM Provinsi Riau mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi atas kunjungan Dekranasda Kota Bukittinggi yang telah memilih Dekranasda Provinsi Riau sebagai objek kunjungannya.

“Kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kunjungan studi komparatif ini untuk pengembangan Dekranasda Kota Bukittinggi. Dengan kegiatan ini kita bisa menerapkan ATM yang artinya Ambil, Tiru dan Modifikasi. Melalui kunjungan ini banyak yang bisa kita tarik manfaatnya dan bisa kita ambil keuntungannya, mungkin ada hal positif di daerah Riau bisa dikembangkan di Bukittinggi,” ungkap Asrizal.

Asrizal juga memberikan contoh dalam hal membatik, di mana Dekranasda Provinsi Riau telah menggunakan teknologi baru dan sangat memudahkan pengrajin batik dalam hal pewarnaannya. Kemudian dari segi tenun dengan menggunakan ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin).

“Dalam pengembangannya tentu di Bukittinggi banyak hal yang bisa dibuat, karena di Bukittinggi banyak kreasi- kreasi yang bisa untuk dikembangkan,” ungkapnya.

Dalam rangka pengembangan UMKM, Asrizal juga mengatakan, saat ini Dekranasda Provinsi Riau tengah mengembangkan Tenun dan Batik.

“Di mana ada 12 ragam batik sesuai Kabupaten dan Kota yang ada, setiap Kabupaten Kota sudah punya khas batik masing-masing, bagi ASN penggunaan Batik ini telah diatur dengan Peraturan Gubernur begitupun setiap hari Jumat seluruh ASN diwajibkan menggunakan baju Melayu,“ terangnya.

Pada kesempatan tersebut rombongan juga berkesempatan melihat workshop Tenun dan Batik yang dikelola Dekranasda Provinsi Riau dan dilanjutkan dengan kunjungan ke Sentra Budaya dan Ekonomi Kreatif Melayu Riau yang merupakan pusat produk UMKM 12 Kabupaten Kota di Provinsi Riau. (oki)

Next Post

MAKSIMALKAN GEBYAR ‘SUMBAR SADAR VAKSIN’, Kapolres Solsel Sebut Akan Maksimalkan Pemusatan Vaksin di Sekolah

Sel Okt 26 , 2021
PADANGARO, KP – Pada Sabtu (30/10) mendatang, pemerintah Provinsi Sumatra […]