Disdukcapil Serahkan KIA Kepada Pelajar

PADANG, KP – Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menyerahkan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi peserta didik tingkat SD dan SMP di Kota Padang.

Penyerahan KIA tersebut dilakukan secara simbolis oleh Plt Kepala Disdukcapil Kota Padang Didi Aryadi kepada Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Danti Arvan sebelum dilanjutkan ke para kepala sekolah dan diteruskan kepada pelajar, di Kantor Disdikbud Padang, Selasa (12/10).

KIA yang diserahkan kali ini kepada limasekolah yakni SDN 10 Lambung Bukit Kecamatan Pauh, SDN 04 Pauh Kecamatan Pauh, SDN 05 Kapalo Koto Kecamatan Pauh, SDN 20 Labuhan Tarok Kecamatan Bungus Teluk Kabung (Bungtekab), dan SMPN 27 Kuranji. Setelah itu akan terus berlanjut ke seluruh anak-anak yang ada di Kota Padang.

Didi Aryadi menyebutKIA diperuntukan bagi anak usia 0-17 tahun. KIA ini penting karena di kartu tersebut terdapatNomor Induk Kependudukan (NIK) anak yang artinya anak tersebut sudah terdaftar sebagai warga negara dan dapat mengakses fasilitas-fasilitas yang dimiliki negara.

“Dengan memiliki KIA maka si anak sudah terdaftar di negara dan anak tersebut dapat memperoleh hak-haknya. Alhamdulillah, untuk tahap pertama secara simbolis telah kita serahkan bagi murid di lima sekolah yang sudah memenuhi syarat mendapatkannya,” ungkapnya.

Ia menyampaikanmerealisasikan KIA merupakan salah satu program kerja Disdukcapil Kota Padang dalam rangka ikut memenuhi target nasional terhadap kepemilikan KIA sebesar 30 persen.Untuk kota Padang sudah tercapai sebesar 22,7% atau 57.280 jiwa pada tahun 2020 lalu. 

“Pada tahun 2021 target yang harus kita capai sebesar 7,3 persen lagi dari jumlah anak yang telah punya Akte Kelahiran usia0-17 tahun kurang satu hari. Sebab, kalau sudah 17 tahun sudah wajib KTP,”katanya. (mas)

Next Post

3.330 UMKM di Bukittinggi Dapat Bantuan Program BPUM

Rab Okt 13 , 2021
BUKITTINGGI, KP – Sebanyak 2.330 pelaku UMKM di Kota Bukittinggi mendapat program Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM). Untuk itu, Kementerian Koperasi dan UKM melakukan monitoring terhadap penerima program tersebut di Kota Bukittinggi. Monitoring dilaksanakan di Istana Bung Hatta yang dihadiri pemerintahan pusat, provinsi, dan Pemko Bukittinggi, Selasa (12/10). Walikota BukittinggiErman […]