Menikmati Pesona Alam di Puncak Marajo

NAMANYA Puncak Marajo, sebuah destinasi wisata di Kota Payakumbuh. Belum diketahui pasti kenapa area plesiran yang satu ini bernama Puncak Marajo.

Puncak Marajo berada dalam komplek rest area di sekitaran Medan Nan Bapaneh dan masuk dalam kawasan Ngalau Indah. Jika berdiri menghadap ke kantor Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh, di sebelah kirinya ada bukit sebagai gerbang pintu masuk untuk mendaki menuju Puncak Marajo.

Ada tantangan untuk hingga ke puncak tersebut. Di samping anak jenjangnya banyak, juga sedikit menanjak dan berliku. Kemudian memasuki celah-celah bukit berbatu. Sebab, bukit di Puncak Marajo merupakan bagian dari bukit Ngalau Indah. Bukitnya saling tersambung satu sama lain.

Dipastikan siapa yang menuju ke Puncak Marajo akan bersimbah peluh karena medan yang menanjak tajam dan turunan tanjakan yang cukup curam. Tetapi begitu sampai di puncak, kepenatan akan terbayur oleh keindahan pemandangan.

Payakumbuh bagaikan Bandung di Jawa Barat. Kawasan ini dikelilingi oleh dataran tinggi dan pegunungan yang menjulang di berbagai penjuru. Setidaknya, ada tiga gunung besar yang puncaknya dapat dilihat dari kota ini, yaituGunung Sago, Gunung Marapi, dan Gunung Singgalang. Di samping gunung-gunung tersebut, ada banyak puncak perbukitan di dalam Kota Payakumbuh yang jadi penghias bentang alamnya.Keindahan panorama berasal dari puncak-puncak bukit di dalam kota ini menjadi suatu daya tarik bagi sektor pariwisata.

Kawasan Ngalau Indah yang mencakup Puncak Marajo ini berada sekitar 4 km dari pusat Kota Payakumbuh atau 31 km dari Bukittinggi. Objek wisata ini adalah sebuah gua alam bersama dengan beberapa mulut gua sebagai akses masuk dan keluar. Di dalam gua besar ini tersaji keindahan stalagtit dan stalagmit yang masih terjaga dengan baik.

Gua ini dihuni kawanan kalelawar yang membuatnya selalu penuh dengan suara riuh. Selain kalelawar, juga ada burung walet yang bersarang satu di antara celah-celah langit yang menjulang dengan tinggi sekitar 10 meter.Di dalam gua dengan ketinggian 640 mdpl ini banyak bebatuan yang memiliki bentuk unik dan khas. Salah satu di antaranya adalah batu gong. Batu gong adalah sebuah batu berlubang bersama dengan bentuk seperti kerucut berongga atau berbentuk seperti lonceng.Letaknya pas berada di sisi kiri dari pintu masuk gua. Uniknya, batu ini menghasilkan pantulan suara yang memadai nyaring. Ada pula dua buah batu yang terdapat berdampingan secara vertikal bersama wujud seperti gajah dan jamur. Selain itu, ada pula yang miliki bentuk kelambu, payung, dan manusia. (net/*)

Next Post

Kepala BPS Resmikan Pojok Statistik UNP

Jum Okt 22 , 2021
PADANG, KP – Rektor Universitas Negeri Padang (UNP), Ganefridan Kepala […]