Tergiur Uang Penjualan Barang, Karyawan Toko Rekayasa Perampokan

SIJUNJUNG, KP – Dua orang karyawan sebuah toko terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian lantaran membuat laporan palsu. Mereka mengaku menjadi korban perampokan di jalanan antara kawasan Nagari Sikaladi ke Nagari Kandang Baru, Kabupaten Sijunjung.

Keduanya diketahui berinisial NA (20 tahun) dan CN (26 tahun). Mereka mengaku dirampok saat membawa barang milik bosnya dari Kabupaten Solok. Kedua pelaku kemudian mendatangi Polsek IV Nagari dan merekayasa cerita telah jadi korban perampokan.

“Mereka datang Senin malam (25/10) dan mengaku jadi korban perampokan di jalan. Mereka membawa barang dagangan dari Pasar Raya Solok dengan tujuan Sijunjung,” kata Kasat Reskrim Polres SijunjungAKP Abdul Kadir Jailani, Selasa (26/10).

Dijelaskannya, dari cerita yang dikarang, mereka dirampok oleh empat orang dan mengaku mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

“Namun kami menemukan banyak sekali kejanggalan dan ketidakcocokan antara keterangan dari korban tersebut dengan fakta-fakta yang terjadi di lapangan. Kami sebelumnya juga langsung memerika lokasi,” kata AKP Abdul.

Dengan adanya kejanggalan di lokasi kejadian, pihak kepolisian kembali melakukan interogasi kepada pelaku. Dari keterangan yang diberikan terdapat banyak hal-hal yang bertolak belakang.Menurutnya, keterangan pelaku selalu berbeda dan berubah. Setelah interogasi lebih dalam, akhirnya kedua pelaku mengakui perbuatannya.

“Mereka berdua sengaja mengarang cerita perampokan dan pembegalan tersebut karena mereka ingin mengambil keseluruhan uang milik bos tempat mereka bekerja,” tuturnya dilansir langgam.id.

Dari pengakuan pelaku, uang hasil penjualan barang toko disimpan di dua tempat berbeda. Apabila laporan mereka mengenai perampokan tersebut berhasil, maka uang yang mereka simpan akan diambil kembali. Pihak kepolisian kemudian bergerak ke lokasi pertama tempat uang tersebut disembunyikan yaitu di semak-semak. Selanjutnya pihak kepolisian meminta pelaku menunjukan lokasi kedua tempat mereka menyimpan uang yang disembunyikan.Lokasi kedua itu berada di depan toko tempat mereka menurunkan barang pesanan toko.

“Dengan ditemukannya barang bukti tersebut, serta pengakuan pelaku, selanjutnya kami membawa pelaku ke Polres untuk dilakukan proses lebih lanjut,” kata dia. (lgm)

Next Post

Biang Kerok Mahalnya Minyak Goreng Terungkap

Sel Okt 26 , 2021
JAKARTA, KP – Kementerian Perdagangan mengungkap biang kerok kenaikan harga […]