Kita tentu bangga dengan polisi yang mengabdi maksimal menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Apalagi saat ini polisi yang ditugaskan di nagari-nagari di Sumbar makin jelas memperlihatkan kedekatannya dengan masyarakat. Di perkotaan, terutama polisi lalu lintas, berhujan-berpanas tetap melaksanakan tugasnya mengatur kelancaran arus kendaraan. Meski ada juga warga yang tak lengkap surat-surat kendaraannya cenderung menghindar dari pengawasan polisi di kawasan strategis. Kesabaran jajaran kepolisian dalam bertugas memang sangat dibutuhkan. Namun godaan selalu ada. Disinilah aparat kepolisian diuji keteguhan prinsip dan keimanannya. Bukan hanya jajaran kepolisian saja yang diharapkan punya prinsip teguh dalam menegakkan aturan, semua kitarakyat dan aparat instansi lain wajib patuh pada aturan yang berlaku. Walaupun begitu, jajaran kepolisian dengan tugas utamanya menjaga kamtibmasada juga yang ‘tergelincir’ dari aturan yang wajib dipatuhi. Ulah segelintir oknum itulah yang membuat Kapolri Jenderal Pol Sigit Listyo Prabowo bertegas-tegas melakukan pembenahan di internal kepolisian. Terbaru, Kapolri mencopot tujuh pejabat kepolisian di daerah termasuk Kapolres Pasaman seperti diberitakan KORAN PADANG terbitan Rabu (3/11) di halaman 1. Oleh sebab itu, siapapun dia, apapun pangkat, jabatannya, tentara, polisi ataupun sipil jadilah abdi negara yang taat aturan, patuh pada hukum, hindari kesombongan, keangkuhan, dan jangan sekali-kali tampil sebagai ‘rajo angek garang’. Hukum disiplin termasuk mencopot jabatan oknum yang bersangkutan memang pantas dilakukan Kapolri Sigit Prabowo. Semoga memberi efek jera bagi mereka yang mencemarkan nama baik kepolisian. Perlu kita maklumi, dilingkungan kepolisian masih sangat banyak yang berpendirian teguh dan punya loyalitas tinggi dalam pengabdian. Khusus mereka yang ‘terjebak’ dengan pelanggaran disiplin maupun kode etik hanya segelintir saja, baik aparat di daerah maupun pejabat tinggi. Dengan pembenahan yang dilakukan Kapolri sekarang, semoga Polri makin memperlihatkan khittah pengabdian demi Indonesia lebih baik. Insya Allah. *

PADANG, KP – Seorang gadis remaja berinisial RSW(12 tahun) yang […]