PENGEMBANGAN SEKTOR UMKM Bupati Epyardi Asda Tandatangani MoU dengan SMESCO

USAHA Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi salah satu sektor yang masuk dalam program unggulan (progul) Bupati Solok tahun 2021-2024, seperti yang tertuang ke dalam visi Mambangkik Batang Tarandam, Menjadikan Kabupaten Solok Terbaik di Sumatra Barat (Sumbar). Dan dengan misi meningkatkan perekonomian masyarakat melalui sektor pertanian, UMKM, perdagangan dan pariwisata.

Untuk meningkatkan sektor UMKM tersebut, Senin 27 Desember 2021 bertempat di Gedung SME Jakarta Selatan, Bupati Solok H. Epyardi Asda atas nama Pemkab menandatanganiMemorandum Of Understanding (MoU) dengan SMESCO dimana dari pihak SMESCO ditandangani langsung oleh Leonardo Theosabrata selaku Direktur Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha kecil Menengah (LLP-KUKM) alias Smesco.

Penandatanganan MoU ini tindaklanjut dari pengajuan proporsal peningkatan kapasitas manajemen usaha untuk meningkatkan sektor UMKM kepada pihak Smesco melalui fasilitas Center of Excelence yang dimiliki oleh Smesco diantaranya, Smesco Labo untuk meningkatkan kualitas produksi dan product knowledge, Siren.ID yang merupakan akses perluasan pemasaran produk UMKM, Smesco Fulfillment Center, solusi jaringan logistik terintegrasi dengan tarif flat, BNI XPORA trading house UMKM sebagai pusat layanan ekspor, serta program pemasaran lainnya yang akan dikolaborasikan antara Smesco dan Pemkab Solok.

Lebih lanjut, pokok yang menjadi ruang lingkup dari nota kesepakatan ini, pertama tentang pengembangan, peningkatan promosi dan pemberdayaan, serta sosialisasi kepada pelaku UMKM, termasuk pertukaran data dan informasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital, guna mempersiapkan Program Usaha Mikro Kecil Menengah Kabupaten Solok Bangkit.

Kedua tentang sinergi dalam pemasaran online maupun offline, serta pendampingan dan inkubasi untuk pengembangan dan peningkatan kapabilitas bagi pelaku UMKM di Kabupaten Solok, Provinsi Sumbar.

Ketiga tentang pemberian layanan informasi pasar, sarana pemasaran promosi produk, distribusi produk UMKM, teknik pemasaran produk, serta inkubasi pemasaran yang tepat sasaran.

Bupati Solok H. Epayardi Asda dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah,Teten Masduki, Dirut Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (LLP KUKM) Leonard Theosabrata, Direktur Bisnis dan Pemasaran, Wientor Rah Mada, Dir.Keuangan dan Umum, Dewi Nawang Wulan yang sudah berkenan memberikan program sinergitas kepada Kabupaten Solok.

Lebih lanjut Bupati Solok juga menyampaikan, nota kesepakatan ini dimaksudkan sebagai upaya bersama untuk mendorong, memajukan dan memberikan kontribusi bagi pembentukan hubungan kemitraan yang saling menguntungkan, berdasarkan asas saling membantu dan saling mendukung, sesuai dengan kewenangan LLP KUKM RI dan Pemkab Solok.

Selain itu juga bertujuan untuk mensinergikan sumber daya, program dan kegiatan LLP KUKM RI dengan Pemkab Solok, dalam pemberdayaan dan peningkatan kapabilitas koperasi dan usaha kecil dan menengah di Kabupaten Solok guna mendukung pemulihan ekonomi di daerah tersebut.

MoU ini kemudian akan ditindaklanjuti dengan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Antara Direktur Bisnis dan Pemasaran LLP KUKM RI, dengan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Solok, tentang pelaksanaan program UMKM Kabupaten Solok Bangkit Tahun 2022.

Sebagai wujud konkrit dari MoU ini, sebanyak 200 UMKM makanan dan kerajinan akan diberikan pelatihan peningkatan kapasitas manajemen usaha mulai dari manajemen produksi sampai manajemen pemasaran termasuk pemasaran online oleh SMESCO, dan produknya akan didisplay di SMESCO Indonesia.

Sebagai gambaran, Pemkab Solok sangat mendukung pengembangan UMKM dengan dilaksanakannya Kabupaten Solok Fashion Festivalyang mengangkat produk 3 UMKM yakni Batik Tulis Salingka Tabek di Nagari/Desa Koto Baru, Batik Rumah Gadang di Nagari/Desa Panyakalan, dan Tenun Padi Sarumpun di Nagari/Desa Sungai Jambur.

Turut mendampingi Bupati Solok dalam kesempatan itu, Kepala Bagian Kerjasama Daerah Sekretariat Daerah Kabupaten Solok Aliber Mulyadi, Sekretaris DKUKMPP/Sekretaris Dekranasda Ahpi Gusta Tusri, Sekretaris Dinas Kominfo/Ketua Bidang Promosi dan Humas Dekranasda Safriwal, dan Kepala Seksi Pembinaan Industri dan Pangan DKUKMPP/anggota Dekranasda Yenti Nova. *

 

Next Post

Legislator Keluhkan Proyek Pembangunan Diduga Dikuasai Orang ’Ring-1’

Sen Des 27 , 2021
PADANG, KP – Anggota DPRD Sumbar Nofrizon mengeluhkan proyek pembangunan […]