Bupati Andri Warman Resmikan Masjid Babussalam Minang Dermawan di Mamuju

MAMUJU, KP – Gempa magnitudo 6,2 yang mengguncang Mamuju dan beberapa wilayah lain di Sulawesi Barat awal 2021 lalutak hanya merusak rumah warga, tapi juga fasilitas umum termasuk masjid. Masjid Babussalam di Dusun Tampomea, Desa Orobatu, Tapalang, Mamuju, misalnya. Pasca-gempa, warga mendirikan masjid darurat dengan bahan seadanya agar bisa tetap ibadah berjemaah.

Kemudian masjid itu direnovasi menggunakan dana bantuan Pemprov dan masyarakat Sumbar. Penyaluran bantuan itu dikelola oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT). Setelah lima bulan masa pembangunan, masjid itupun kembali kokoh berdiri dan dinamakan Masjid Babussalam Minang Dermawan. Masjid itu diresmikan Bupati Agam Andri Awam, Jumat (14/1). Turut hadir dalam peresmian itu perwakilan Pemprov Sumbar, Pemprov Sulbar, Pemko Padang, dan Ikatan Keluarga Minang.

“Alhamdulillah, bantuan sebesar Rp1 miliar lebih dari Pemprov Sumatra Barat dan masyarakat Minang bisa tersalurkan dengan baik dengan adanya Masjid Babussalam Minang Dermawan,” kata Capital Partnership & Acquisition Regional Network Departemen Sumbagteng ACT, Deni Marlesi Deni.

Dia berharap bantuan tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat Desa Orobatu.Sehingga, masyarakat Desa Orobatu bisa menjalankan ibadah di masjid.

Sebelumnya, Bupati Andri Warman saat meresmikan masjid itu mengatakan masyarakat Sumbar merasa terpanggil atas musibah yang menimpa warga Sulbar.

“Sehingga, bantuan berupa masjid akhirnya bisa berdiri di sini,” kata Andri Warman.

Menurutnya, pasca-gempa 6,2 Magnitudo terjadi di Sulbar pada 15 Januari 2021 lalu, Wakil Gubernur Sumbar saat itu, (alm) Nasrul Abit hadir ke sini dan kemudian disepakati membantu pembangunan masjid.

“Alhamdulillah, hari ini (kemarin – red) kita resmikan Masjid Babussalam. Kita harap kerjasama Pemprov Sumbardan Pemprov Sulbar berjalan terus ke depan,”katanya.

Sedangkan, Asisten III Pemprov Sulbar Jamil Barangbangi mengucapkan terimakasih atas bantuan masyarakat Minang yang dikelola ACT.Meskipunmereka jauh dari Sulbar, akan tetapi memberikan atensi yang cukup luar biasa.

“Ini salah satu bentuk kepedulian sesama umat Islam dan kita akan selalu menjalin hubungan baik dengan Pemprov Sumbar,” ujar Jamil.

Masjid itu juga dilengkapi dengan sarana sanitasi yang merupakan bantuan dari Komunitas Guru Belajar Sijunjung.

Warga sekitar menyambut bahagia hadirnya masjid tersebut. Mereka menghidangkan penganan tradisional untuk disantap bersama-sama dan menggelar Salat Jumat. (mas)

Next Post

PERINGATI HARI DHARMA SAMUDERA Lantamal II Padang Berziarah ke TMP Kusuma Bangsa

Jum Jan 14 , 2022
PARIAMAN, KP – Jajaran Lantamal II Padang menggelar ziarah dan […]