Objek Wisata Puncak Tabek Butuh Pasokan Listrik dan Air Bersih

LUBUKBASUNG, KP – Tidak dipungkiri lagi, keelokan dan keindahan alam Ranah Minang telah mendunia. Dibuktikan dengan banyaknya nagari yang telah mendapat penghargaan nasional dalam bidang pariwisata. Namun demikian, masih banyak potensi wisata di nagari-nagari lainnya yang masih perlu pengembangan dan inovasi. Salah satunya Puncak Tabekdi Jorong Titih, Nagari Padang Tarok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam.

Setelah pembukaan akses jalan yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat dan perantau, kawasan perbukitan dengan suasana alam yang asri itu masih butuh dukungan pasokan listrik dan air bersih untuk pengembangan lebih lanjut.

Hal itu terungkap ketika Gubernur SumbarMahyeldididampingi Tenaga Ahli Bidang Pariwisata Zuhrizul Chaniagoserta beberapa penggiat pariwisata Sumbar berkunjung ke Puncak Tabek yang merupakjan salah satu dari tujuh destinasi wisata unggulan di Nagari Padang Tarok, Minggu (9/1).

“Alhamdulillah, nagari kami kaya potensi wisata alamnya. Ada tujuh destinasi unggulan dan salah satunya Puncak Tabek yang sekarang dalam pengembangan. Untuk akses jalan, bangunan, dan fasilitas lainnya berasal dari swadaya masyarakat ranah dan rantau. Sekarang kepada Pak Gubernur, kami berharap ada dukungan untuk listrik dan air. tanpa itu kegiatan akan vakum,”kata WalinagariHendrizal Dt. Bandaro Pucuak.

Gubernur Mahyeldi mengapresiasi kekompakan warga Nagari Padang Tarok dengan perantau yang berkolaborasi saling bahu-membahu membuka akses jalan dan membangun beberapa fasilitas di Puncak Tabek.Menurut Mahyeldi, upaya masyarakat dan pokdarwis dengan merangkul perantau sudah sangat tepat. Apalagi dengan keterbatasan dana desa dan pemerintah, sangat dibutuhkan inovasi dan kreativitas masyarakat.

“Pengembangan wisata alam di nagari memang memang pas, terutama di waktu pandemi ini di mana ekonomi kreatif jadi keunggulan kita. Apalagi potensi perantau kota yang ikatan emosionalnya dengan kampung halaman sangat kuat, cukup besar. Selanjutnya harus dikolaborasikan dengan BUMNagari  supaya lebih optimal,” kata Mahyeldi.

Ditambahkannya, sebenarnya banyak potensi yang bisa dikembangkan di nagari. Untuk itu, gubernur menyarankan agar merancang rencana kerja dan berkoordinasi dengan dinas terkait.

“Apalagi lahan disini cukup luas sehingga banyak yang bisa dikembangkan seperti agro wisata. Selain itu siapkan juga paket-paket wisata keluarga sehingga pengunjung bisa menginap,”ulas Mahyeldi.

Pada kesempatan itu, Kepala Disparpora AgamSyatriamerespon positif pengembangan Puncak Tabek. Menurutnya keseriusan masyarakat membina kawasan tersebut patut diapresiasi.

“Untuk pengembangan kedepan, kita dari pemkab akan dukung pembangunan fisik,”ucapnya.

Sementara, Zuhrizul sebagai salah satu inisiator pengembangan Puncak Tabek, mengungkapkanrencana pengembangan ke depan Puncak Tabek akan disulap menjadi kawasan agro wisata lengkap dengan peternakan dan wisata air disertai cottage bagi pengunjung. Ia optimis Puncak Tabek akan menjadi destinasi wisata yang berbeda dengan wisata lainnya di Sumbar.(mas)

Next Post

Pemko Pariaman Lestarikan Permainan Tradisional Melalui Sekolah

Sen Jan 10 , 2022
PARIAMAN, KP – Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga (Disdikpora) Kota […]